RadarAmbon.id — Sebanyak 70 siswa SMK Negeri 5 Ambon dipastikan siap mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang pelaksanaannya digelar secara daring dalam dua gelombang. Berbagai kebutuhan teknis, mulai dari kesiapan peserta, ruangan hingga perangkat komputer, telah dipersiapkan sekolah untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar.
Plt Kepala SMKN 5 Ambon, Linda H. Lokra, S.Pd., M.Si., mengatakan seluruh persiapan telah dilakukan, termasuk tahapan gladi yang saat ini sedang berlangsung. Menurutnya, pelaksanaan TKA terdiri atas tiga tahapan, yakni simulasi, gladi, dan TKA utama. “Untuk pelaksanaan TKA pada prinsipnya semuanya sudah disiapkan, baik menyangkut jumlah siswa maupun hal-hal teknis, seperti ruangan, komputer dan kebutuhan lainnya,” kata Linda, Rabu (7/10/26).
Ia menjelaskan, simulasi TKA bersifat tidak wajib dan pelaksanaannya diserahkan kepada masing-masing satuan pendidikan. Sementara gladi dan TKA utama merupakan tahapan yang wajib diikuti seluruh satuan pendidikan. Di SMKN 5 Ambon, gladi berlangsung dalam dua gelombang. Gelombang pertama diikuti tiga program keahlian, yakni Perhotelan, Uasaha Layanan Pariwisata (ULP), dan Busana, sedangkan gelombang kedua untuk program keahlian Kuliner dan Kecantikan.
Untuk gladi, gelombang pertama berlangsung mulai 5 hingga 9 Oktober 2026, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan 12 hingga 15 Oktober 2026. Adapun TKA utama gelombang pertama dijadwalkan pada 26 hingga 29 Oktober 2026 untuk program keahlian Perhotelan, ULP, dan Busana. Selanjutnya, gelombang kedua berlangsung 2 hingga 5 November 2026 untuk program keahlian Kuliner dan Kecantikan.
Dari total 70 peserta, program keahlian Perhotelan menyumbang 14 siswa, ULP 10 siswa, Kuliner 19 siswa, Kecantikan 15 siswa, dan Busana 12 siswa. Pelaksanaan ujian dilakukan secara online dengan tiga sesi setiap hari, menyesuaikan program keahlian dan kesiapan perangkat yang tersedia di sekolah.
Linda menegaskan, sekolah tidak hanya mengejar kesiapan teknis, tetapi juga memastikan siswa memiliki kesiapan akademik menghadapi soal-soal TKA. Sebab, meskipun nilai TKA bukan penentu kelulusan, hasilnya dapat menjadi salah satu dasar atau pertimbangan bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Yang kami harapkan, siswa memiliki kesiapan pengetahuan sehingga ketika pelaksanaan TKA mereka benar-benar mampu menjawab pertanyaan yang diberikan,” ujarnya.
Menurut Linda, lulusan SMK memang dipersiapkan untuk memasuki dunia usaha dan dunia industri. Namun, peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tetap terbuka. Karena itu, SMKN 5 Ambon berkomitmen membekali siswa tidak hanya dengan keterampilan sesuai kompetensi keahlian, tetapi juga kemampuan akademik sebagai bekal melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.(*)












