RadarAmbon.id — SMA Negeri 1 Ambon mulai mematangkan persiapan menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ajaran 2026/2027. Sebanyak 553 siswa kelas XII telah terdaftar sebagai peserta dan kini menjalani berbagai program penguatan, mulai dari try out, pembinaan intensif guru mata pelajaran, hingga latihan soal secara rutin.
Kepala SMAN 1 Ambon, Dra. E. Laturiuw mengatakan, pihak sekolah telah mengambil langkah persiapan lebih awal dengan menggelar try out bekerja sama dengan Ganesha Corporation. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengukur kemampuan awal siswa sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kesiapan menghadapi TKA.
“Untuk tahun ajaran 2026/2027 ini, siswa kelas XII yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik berjumlah 553 orang. Kami sudah melakukan try out lebih awal agar hasilnya bisa menjadi motivasi bagi anak-anak untuk meningkatkan persiapan belajar mereka,” ujar Laturiuw, Rabu (30/9/26).
Setelah pelaksanaan try out, pihak sekolah kemudian menyusun jadwal khusus bagi guru mata pelajaran untuk memberikan pendampingan kepada siswa melalui latihan soal-soal TKA. Menurutnya, kesiapan para guru juga menjadi salah satu faktor pendukung karena sebelumnya mereka telah mengikuti uji kompetensi dengan model soal yang serupa.
“Guru-guru tinggal mengembangkan materi dan membimbing siswa dengan pola soal yang akan dihadapi. Setiap hari anak-anak diberikan latihan soal, khususnya untuk mata pelajaran pilihan yang nantinya akan diujikan,” jelasnya.
Laturiuw menjelaskan, hingga Oktober mendatang proses pembelajaran kelas XII masih berlangsung pada jam pagi agar guru memiliki ruang lebih maksimal dalam melakukan pendampingan. Setelah tahapan simulasi selesai, pelaksanaan gladi bersih TKA dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober, sementara pelaksanaan TKA dimulai 26 Oktober hingga selesai.
Dengan jumlah peserta yang cukup besar, pelaksanaan TKA SMAN 1 Ambon diperkirakan berlangsung lebih lama dibandingkan sekolah lain. Hal itu karena jumlah siswa mencapai 553 orang, sementara kapasitas laboratorium komputer yang telah direnovasi mampu menampung sekitar 100 peserta dalam satu sesi.
“Kalau sesuai laporan operator, pelaksanaan TKA di SMAN 1 Ambon kemungkinan berlangsung sekitar delapan hari. Laboratorium komputer kami sudah direnovasi dan kapasitasnya bisa sekitar 100 orang sekali masuk,” katanya.
Ia berharap hasil TKA siswa nantinya dapat menunjukkan peningkatan sesuai dengan proses pembinaan yang telah dilakukan sekolah. Laturiuw juga menaruh harapan agar prestasi akademik guru yang sebelumnya memperoleh hasil baik dalam uji kompetensi dapat menjadi motivasi bagi para siswa.
“Harapan kami hasil TKA anak-anak juga bagus. Kemarin hasil uji kompetensi guru rata-rata sangat baik, banyak yang mendapat nilai di atas 90. Ini harus menjadi motivasi dan berdampak kepada siswa,” ungkapnya.(*)





