RadarAmbon.id — SMK Al Wathan Ambon terus mematangkan persiapan siswa kelas XII dalam menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Meski sebagian besar siswa tengah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dunia industri, pihak sekolah memastikan seluruh peserta tetap mendapatkan pendampingan dan penguatan materi.
Kepala SMK Al Wathan Ambon, Juwairiyah Silehu, mengatakan persiapan TKA telah dilakukan sejak awal Agustus sebelum siswa kelas XII turun melaksanakan PKL. Pada tahap awal, sekolah memberikan pemantapan materi, khususnya mata pelajaran yang akan diujikan dalam TKA.
“Persiapannya sudah dilakukan sejak awal Agustus. Sebelum siswa kelas XII turun PKL, kami memberikan pemantapan kepada mereka, terutama untuk persiapan mata pelajaran TKA. Setelah masuk PKL, waktu belajar mereka memang lebih terbatas karena aktivitas di industri,” ujar Juwairiyah, Kamis (24/9/26).
Ia menjelaskan, sebanyak 40 siswa telah didaftarkan untuk mengikuti TKA tahun ini. Sekolah juga telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti jaringan Wi-Fi dan perangkat laptop yang dapat digunakan siswa dalam menghadapi ujian berbasis komputer.
Menurutnya, pelaksanaan TKA menjadi bagian penting bagi siswa karena hasil yang diperoleh dapat menjadi bekal, baik untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun menghadapi berbagai seleksi lanjutan setelah lulus.
“Semua siswa kami dorong untuk mengikuti TKA. Ini bisa menjadi pegangan bagi mereka ketika ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, maupun saat mengikuti tes atau seleksi lain yang mensyaratkan hasil TKA,” jelasnya.
Juwairiyah mengakui, tantangan terbesar saat ini adalah keterbatasan waktu belajar siswa karena masih menjalani PKL. Sebagian siswa baru kembali ke rumah pada sore hari setelah menyelesaikan aktivitas di tempat industri.
“Waktu belajar mereka memang agak berkurang karena PKL. Mereka biasanya selesai sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 WIT baru kembali ke rumah. Karena itu, kami terus berkomunikasi melalui grup WhatsApp bersama wali kelas untuk mengingatkan siswa agar tetap belajar mandiri di rumah,” katanya.
Ia menambahkan, sekolah terus melakukan pemantauan agar siswa tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi TKA, terutama pada mata pelajaran wajib seperti Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, serta mata pelajaran pilihan sesuai ketentuan ujian.(*)





