RadarAmbon.id – Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah menjadi ruang memperkuat kepedulian sosial dan ukhuwah Islamiyah. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ambon berkolaborasi bersama Kampung Zakat dan Dompet Dhuafa Pusat menghadirkan program sosial keagamaan bagi masyarakat Dusun Keranjang, Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, Kamis (3/9/26).
Kegiatan yang mengusung tema “Mengokohkan Cinta kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dengan Memperkuat Ukhuwah Islamiyah dan Memperbanyak Amal Ibadah” tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dusun Keranjang Desa Wayame.
Selain pengukuhan UPZ, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan berupa satu unit infokus dari Dompet Dhuafa Pusat kepada Pemerintah Desa Wayame serta bantuan empat buah karpet untuk Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Ambon, Fachrurrazy Hasanusi.
Kepala Kemenag Kota Ambon, Fachrurrazy Hasanusi, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun antara Kemenag, Kampung Zakat, Dompet Dhuafa, pemerintah desa, serta masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak boleh dimaknai hanya sebagai seremoni, tetapi harus memberikan nilai dan manfaat yang berkelanjutan.
“Jangan sampai pertemuan ini hanya menjadi silaturahmi sesaat. Harus ada sesuatu yang kita maknai dan bawa pulang sebagai manfaat bagi kehidupan kita, terutama dalam meningkatkan kepedulian dan penguatan nilai-nilai agama,” ujarnya.
Ia mengatakan, Dusun Keranjang Desa Wayame telah ditetapkan sebagai salah satu lokasi Kampung Zakat yang menjadi bagian dari program Kementerian Agama dalam memberikan perhatian dan pemberdayaan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa untuk menghadirkan program yang langsung menyentuh masyarakat. Ini menjadi bentuk kepedulian bersama dalam memperkuat peran sosial dan keagamaan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan yang juga Penyelenggara Zakat Wakaf Kemenag Kota Ambon, Nur Fatimah, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kemenag Kota Ambon, Kampung Zakat, dan Dompet Dhuafa Pusat.
Ia mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bagian dari upaya mendukung aktivitas keagamaan masyarakat, khususnya pengurus Kampung Zakat, TPQ, dan majelis taklim di Dusun Keranjang.
“Kegiatan ini bukan hanya bersifat internal, tetapi menjadi program yang akan terus berjalan melalui pembinaan masyarakat, penguatan peran penyuluh, imam, pengurus TPQ, dan majelis taklim,” jelasnya.
Perwakilan Dompet Dhuafa Pusat dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sosial dan dakwah tidak boleh hanya melihat masyarakat sebagai angka statistik, tetapi harus melihat sisi kemanusiaan di balik setiap penerima manfaat.
Menurutnya, setiap bantuan yang diberikan harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan dampak jangka panjang.
“Di balik setiap angka ada nama, di balik nama ada jiwa, dan di setiap bantuan ada tanggung jawab untuk menjaga martabat manusia,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi menjadi momentum meneladani Rasulullah SAW yang selalu hadir bersama masyarakat, memahami kondisi mereka, serta memastikan bantuan diberikan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan.
“Karena itu kelembagaan seperti Kampung Zakat menjadi penting untuk menghimpun data, melihat kebutuhan masyarakat, dan memastikan manfaat diberikan secara tepat sasaran,” katanya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga program keagamaan dan sosial tidak hanya menyelesaikan persoalan sesaat, tetapi mampu menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Bantuan hari ini bukan sekadar barang, tetapi menjadi simpul persaudaraan dan jembatan kebaikan antara donatur, lembaga pengelola, dan masyarakat penerima manfaat,” pungkasnya.(*)





