Warga Protes Tanahnya Digunakan Untuk Pembangunan Jalan, Kades Waiheru Diduga Biang Kerok

  • Bagikan

RadarAmbon.id Anwar, salah satu warga Kota Ambon melayangkan protes keras terhadap Kepala Desa Waiheru, Usman Ely, yang diduga sebagai biang kerok menyetujui pembangunan jalan di atas lahannya di Kompleks Lapiaso Dalam, Desa Waiheru, tanpa persetujuan.

Ia mengatakan, tindakan sepihak yang diduga dilakukan Kades Waiheru itu telah merugikan dirinya sebagai pemilik tanah.

Kepada media ini, Selasa (21/4/26) Anwar mengaku baru mengetahui lahannya telah digusur saat mendatangi lokasi pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIT. Ia terkejut melihat kondisi tanah yang sudah diratakan untuk pembangunan jalan.

Upaya konfirmasi kepada kepala desa, kata dia, tidak mendapat respons sehingga menimbulkan tanda tanya besar terkait legalitas proyek tersebut.

Ia menjelaskan, lahan itu dibeli pada Februari 2025 dari almarhum Dade Nasela. Sebelum transaksi, Anwar mengaku telah memastikan status tanah kepada kepala desa dan mendapat jaminan bahwa lahan tersebut aman dan tidak bermasalah. “Kalau tidak aman, saya tidak mungkin tanda tangan pelepasan hak,” ujarnya Anwar mengutip perkataan Kades.

Anwar menilai tindakan pemerintah desa yang mengakomodir proyek tanpa komunikasi dengan pemilik sah sebagai bentuk kelalaian serius. Ia pun meminta Pemerintah Kota Ambon segera turun tangan untuk menyelidiki persoalan ini serta memberikan solusi yang adil bagi pihak yang terdampak.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *