RadarAmbon.id — SMK Negeri 2 Ambon mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 dengan menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk perangkat komputer, jaringan internet, hingga kesiapan teknis pelaksanaan ujian berbasis digital.
Kepala SMK Negeri 2 Ambon, Salem Nurdin, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan karena sekolah tersebut kembali dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan TKA bagi sejumlah sekolah kejuruan di Maluku.
“Untuk persiapan TKA, yang pertama kami lakukan adalah menyiapkan perangkat komputer karena pelaksanaan nantinya berbasis komputer. Tim teknis juga sudah mempersiapkan perangkat yang sementara kami siapkan sekitar 50 unit komputer yang akan dilakukan maintenance terlebih dahulu,” ujar Salem, Selasa (22/9/26).
Menurutnya, pada pelaksanaan TKA tahun 2026, SMK Negeri 2 Ambon tidak hanya menjadi tempat ujian bagi siswanya sendiri, tetapi juga menjadi tuan rumah bagi peserta didik dari SMK Negeri 1 Maluku Tengah dan SMK Negeri 7 Buru Selatan.
Kedua sekolah tersebut akan mengikuti pelaksanaan TKA di SMK Negeri 2 Ambon karena sebagian peserta didiknya sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kota Ambon. Karena itu, pihak sekolah melakukan persiapan ekstra agar seluruh proses ujian berjalan lancar.
“Kami sebagai tuan rumah tentu harus mempersiapkan lebih maksimal, mulai dari perangkat komputer, jaringan internet, hingga berbagai kebutuhan teknis lainnya untuk mendukung pelaksanaan TKA tiga sekolah sekaligus,” jelasnya.
Salem menyebutkan, jumlah peserta TKA dari SMK Negeri 2 Ambon sebanyak 172 peserta didik. Sementara dari SMK Negeri 1 Maluku Tengah terdapat 40 peserta, dan SMK Negeri 7 Buru Selatan sebanyak 28 peserta.
Ia berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti TKA dengan baik dan memperoleh hasil maksimal. Pihak sekolah juga terus mendorong siswa maupun orang tua agar memahami pentingnya mengikuti ujian tersebut.
“Kami terus memberikan sosialisasi kepada orang tua dan peserta didik agar mereka tidak melewatkan TKA ini. Kami juga menyiapkan surat pernyataan kesediaan mengikuti TKA yang ditandatangani peserta didik bersama orang tua,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, SMK Negeri 2 Ambon merencanakan ujian berlangsung dalam beberapa gelombang menyesuaikan kapasitas perangkat komputer yang tersedia. Untuk peserta dari SMK Negeri 2 Ambon sendiri, pelaksanaan akan dibagi menjadi dua gelombang.
Selain kesiapan sarana, sekolah juga melakukan pendampingan akademik bagi siswa, terutama karena sebagian besar peserta sedang menjalani PKL. Pendampingan dilakukan melalui peran wali kelas dan guru mata pelajaran agar siswa tetap siap menghadapi TKA.
“Harapan kami seluruh peserta yang mengikuti TKA bisa mendapatkan hasil terbaik, seluruh mata pelajaran yang diuji dapat dilalui dengan baik. Karena itu persiapan terus kami lakukan, termasuk pendampingan pembelajaran bagi siswa,” tutup Salem. (*)





