RadarAmbon.id, Malteng — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Maluku Tengah. Siswi kelas V, Dhynatun Zikra U.Q, berhasil meraih juara pertama Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Maluku Tengah bidang studi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dan dipastikan melaju mewakili Malteng pada tingkat Provinsi Maluku.
Kepala MIN 5 Malteng, Dahlan Gazam mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil dari proses seleksi yang dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat satuan pendidikan hingga kompetisi tingkat kabupaten.
“Untuk mengikuti OMI tingkat kabupaten, sebelumnya kami melakukan seleksi di tingkat madrasah sesuai dengan petunjuk teknis. Dari satu mata pelajaran terdapat 3 peserta yang mengikuti seleksi, kemudian dipilih perwakilan untuk bidang Matematika Terintegrasi dan IPAS Terintegrasi,” ujar Dahlan,Rabu (16/9/26).
Dari hasil kompetisi yang berlangsung di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Maluku Tengah tersebut, salah satu peserta didik MIN 5 Malteng berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Dhynatun Zikra U.Q meraih peringkat pertama bidang IPAS dan berhak melanjutkan perjuangan ke tingkat Provinsi Maluku.
Dahlan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi, termasuk mereka yang belum berhasil meraih juara. Menurutnya, seluruh siswa telah menunjukkan semangat belajar dan keberanian dalam mengikuti kompetisi akademik.
“Prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras peserta didik dan bimbingan para pembina, baik bidang Matematika maupun IPAS. Kami memberikan apresiasi kepada para pembina yang telah mendampingi dan mempersiapkan siswa,” katanya.
Ia menambahkan, menghadapi ajang OMI tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang, pihak madrasah telah menyiapkan pendampingan khusus bagi Dhynatun Zikra U.Q. Program pembinaan akan dilakukan secara intensif dengan menelaah kembali materi serta latihan soal yang berpotensi dihadapi saat kompetisi.
“Persiapan akan dilakukan melalui bimbingan khusus dari pembimbing kepada peserta yang lolos. Pendampingan tidak hanya saat jam sekolah, tetapi juga dapat dilakukan di luar jam belajar agar persiapan semakin maksimal,” jelasnya.
Dahlan juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua siswa yang terus memberikan dukungan, serta kepada jajaran Kementerian Agama yang telah mendukung pengembangan prestasi madrasah.
Ia berharap keberhasilan Dhynatun Zikra U.Q dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan akademik dan membawa nama baik MIN 5 Malteng hingga ke tingkat nasional.(*)





