RadarAmbon.id- OKNUM Anggota TNI Angkatan Darat (AD) Sersan Satu (Sertu) ER, sedang dalam proses pemeriksa oleh Kodam XV/Pattimura.
Sertu ER diduga terlibat kasus calo rekrutmen Calon Prajurit TNI AD di Kepulauan Aru, Maluku.
Kepala Penerangan Kodam Pattimura Kolonel Inf Heri Krisdianto, menegaskan bahwa Kodam XV/Pattimura sebagai institusi militer yang menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas, merespons kasus ini dengan serius dan penuh tanggung jawab.
“Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa proses hukum terhadap oknum yang diduga terlibat dalam praktik penipuan dan percaloan rekrutmen Calon Prajurit Cata PK TNI AD telah ditangani secara profesional,” tegas Kapendam, lewat rilisnya yang diterima radarambon.id, Sabtu (6/12/2025)
Kapendam menjelaskan secara rinci status oknum yang diduga terlibat dalam kasus ini. “Perlu kami klarifikasi bahwa oknum berinisial Kapten SS bukanlah anggota organik Kodam XV/Pattimura. Yang bersangkutan bertugas di wilayah Papua,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk oknum yang berinisial Sertu ER, saat ini tengah menjalani proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh Staf Intelijen Kodam (Sinteldam) XV/Pattimura sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Kami memastikan bahwa tidak ada intervensi dalam proses penegakan hukum. Setiap oknum yang terbukti melanggar akan diproses secara tegas tanpa pandang bulu, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tambahnya.
Kapendam mengimbau kepada seluruh pihak yang merasa menjadi korban untuk segera melaporkan kasusnya. “Kami sangat mengharapkan agar para korban segera melapor ke Polisi Militer terdekat. Hal ini penting untuk mempercepat proses penegakan hukum, mengingat dugaan kejadian ini telah berlangsung sejak Mei 2025,” jelasnya.
Langkah proaktif dari korban untuk melaporkan kasus ini akan sangat membantu aparat dalam mengungkap jaringan dan modus operandi praktik percaloan yang merugikan masyarakat.
Kapendam menyampaikan bahwa Pangdam XV/Pattimura telah berulang kali memberikan arahan dan peringatan tegas kepada seluruh prajurit di jajaran Kodam XV/Pattimura untuk tidak terlibat dalam praktik percaloan rekrutmen prajurit dalam bentuk apapun.
“Pangdam XV/Pattimura sudah beberapa kali secara eksplisit menyampaikan kepada seluruh prajurit agar tidak terlibat dalam praktik calo rekrutmen. Beliau menegaskan bahwa apabila ada oknum yang terbukti melanggar, akan ditindak secara tegas dan sanksi hukum akan diterapkan tanpa toleransi,” jelasnya.(AAN).





