RadarAmbon.id – Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) di SMKN 6 Ambon tahun ini berlangsung kondusif tanpa kendala berarti. Proses ujian yang diikuti ratusan siswa tersebut berjalan sesuai prosedur, dengan pengawasan ketat dari tenaga pendidik guna menjamin integritas dan kelancaran pelaksanaan.
Kepala SMKN 6 Ambon, Eduard Luturmas, M.Si, Kamis (16/4/26) menjelaskan bahwa jumlah peserta UAS mencapai 193 siswa yang berasal dari enam program keahlian. Rinciannya, Desain Komunikasi Visual sebanyak 82 siswa, Layanan Kesehatan 45 siswa, Perawatan Sosial 12 siswa, Teknologi Laboratorium 11 siswa, Farmasi Klinis dan Komunitas 19 siswa, serta Akuntansi dan Keuangan Lembaga sebanyak 24 siswa.
Meski secara umum berjalan lancar, terdapat tiga siswa yang tidak mengikuti ujian. Berdasarkan penelusuran pihak sekolah melalui wali kelas dan jurusan terkait, ketidakhadiran tersebut tanpa keterangan yang jelas.
Sekolah, lanjut Eduard, telah berupaya maksimal untuk memastikan seluruh siswa dapat mengikuti ujian, termasuk melalui koordinasi dengan guru bimbingan konseling serta kunjungan langsung ke rumah siswa. Namun, hingga jadwal ujian berlangsung, ketiganya tetap tidak hadir.
Ia menambahkan, ketidakhadiran tersebut berkaitan dengan belum diselesaikannya kewajiban Praktik Kerja Lapangan (PKL). Bahkan, ketiga siswa tersebut diketahui telah menyatakan pengunduran diri secara pribadi, sehingga tidak memenuhi syarat untuk mengikuti tahapan akhir pendidikan.
Eduard menegaskan bahwa UAS, PKL, dan uji kompetensi keahlian merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Ketidakterpenuhan salah satu komponen akan berdampak langsung pada proses kelulusan siswa.(*)






