RadarAmbon.id – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SD Negeri 79 Ambon akan mulai dibuka secara umum pada 8 Juni 2026. Pada pelaksanaan tahun ini, pihak sekolah menerapkan aturan yang lebih ketat, terutama terkait sistem zonasi dan jumlah peserta didik yang diterima.
Kepala SD Negeri 79 Ambon, Hj. Fou Djia Malik, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kebijakan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan penerimaan siswa dengan kapasitas ruang belajar yang tersedia di sekolah. Menurutnya, proses penerimaan murid baru tahun ini mengacu pada ketentuan zonasi yang telah ditetapkan sehingga hanya calon siswa yang berada dalam wilayah layanan sekolah yang dapat diterima.
“Untuk SD, sistem zonasi akan diperketat. Wilayah zonasi SD Negeri 79 Ambon meliputi perbatasan BTN Kanawa, THR 2, Air Kuning, Gunung Malintang, hingga Kebun Cengkih. Di luar wilayah tersebut tidak dapat kami terima,” ujar Fou Djia Malik,Kamis (4/6/26).
Selain memperketat zonasi, sekolah juga membatasi jumlah peserta didik baru yang akan diterima. Tahun ini, SD Negeri 79 Ambon hanya membuka tiga rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas maksimal 28 siswa per kelas. Dengan demikian, total kuota penerimaan murid baru yang tersedia hanya sebanyak 84 siswa.
Menurut Fou Djia, pembatasan kuota dilakukan untuk menjaga kualitas proses belajar mengajar sekaligus memastikan seluruh siswa memperoleh layanan pendidikan yang optimal. Ketersediaan ruang kelas menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan jumlah peserta didik yang dapat diterima pada tahun ajaran baru.
Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan untuk membatasi akses pendidikan masyarakat, melainkan sebagai langkah penyesuaian terhadap sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah saat ini. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat memahami ketentuan yang diberlakukan selama proses penerimaan berlangsung.
Fou juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini terus memberikan kepercayaan kepada SD Negeri 79 Ambon sebagai tempat pendidikan bagi putra-putri mereka. Tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SD Negeri 79 Ambon, menurutnya, menjadi motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada SD Negeri 79 Ambon. Namun kami juga berharap masyarakat dapat memahami bahwa penerimaan murid baru tahun ini dibatasi sesuai dengan ketersediaan ruang belajar yang ada, dan ketetuan yang sudah ditetapka,” katanya.
Dengan dimulainya pendaftaran pada 8 Juni mendatang, pihak sekolah mengimbau para orang tua untuk memperhatikan persyaratan administrasi serta memastikan domisili calon peserta didik sesuai dengan wilayah zonasi yang telah ditetapkan agar proses pendaftaran dapat berjalan lancar.(*)






