SMKN 2 Ambon Lolos Program Fulbright English Teaching Assistantship (ETA)

  • Bagikan

RadarAmbon.id – SMK Negeri 2 Ambon kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional setelah resmi terpilih sebagai salah satu sekolah penerima Program Fulbright English Teaching Assistantship (ETA) Tahun Ajaran 2026/2027. Program ini merupakan hasil kerja sama antara American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF), Fulbright Indonesia, dan Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kepala SMKN 2 Ambon, Salem Nurdin, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut diraih setelah sekolah mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang ketat. Menurutnya, SMKN 2 Ambon memperoleh kesempatan mengikuti seleksi setelah direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Maluku. Dari proses tersebut, AMINEF akhirnya menetapkan SMKN 2 Ambon sebagai salah satu sekolah penerima program ETA untuk tahun pelajaran 2026/2027.

“Alhamdulillah, setelah direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan dan mengikuti seluruh tahapan seleksi, SMKN 2 Ambon dinyatakan lolos. Ini merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi sekolah kami untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris serta memperluas wawasan internasional bagi guru dan peserta didik,” kata Salem,Sabtu (6/6/26).

Program Fulbright ETA menghadirkan tenaga pengajar asal Amerika Serikat yang akan mendampingi proses pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah selama sembilan bulan. Untuk penugasan di SMKN 2 Ambon, AMINEF telah menetapkan Mr. Nicholas Kloor, lulusan Kenyon College, Amerika Serikat, sebagai English Teaching Assistant. Ia dipilih berdasarkan kemampuan akademik, motivasi, kedewasaan, serta komitmennya dalam pengajaran Bahasa Inggris dalam konteks pendidikan internasional.

Mr. Nicholas Kloor dijadwalkan memulai penugasan di Indonesia pada 18 Agustus 2026. Masa tugasnya mencakup orientasi selama dua setengah minggu sebelum mulai menjalankan program di sekolah. Selama berada di Indonesia, seluruh biaya perjalanan internasional dan biaya hidup bulanan akan ditanggung oleh AMINEF.

Salem menjelaskan, pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut pelaksanaan program tersebut. Mulai dari kesiapan administrasi, penyusunan skema pembelajaran, penentuan guru pendamping, hingga penyediaan tempat tinggal bagi tenaga pengajar asal Amerika Serikat tersebut telah dipersiapkan sesuai ketentuan yang ditetapkan AMINEF.

“Kami sudah siap dari sisi administrasi maupun pelaksanaan program. Guru Bahasa Inggris yang akan menjadi mitra pengajar dan pendamping juga telah ditetapkan. Kami berharap kehadiran ETA dapat memperkuat kemampuan Bahasa Inggris guru dan siswa, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, ETA tidak hanya terlibat dalam kegiatan belajar mengajar di kelas, tetapi juga mendukung perencanaan pembelajaran bersama guru Bahasa Inggris melalui sistem co-teaching. Selain itu, sejumlah program pengembangan kemampuan berbahasa Inggris juga akan dijalankan, di antaranya English Club dan English Fair yang telah diusulkan oleh sekolah sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler.

Program ini diharapkan menjadi momentum penting bagi SMKN 2 Ambon dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya guru Bahasa Inggris. Kehadiran tenaga pengajar internasional juga diyakini akan memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih kaya bagi siswa serta memperkuat kompetensi komunikasi global yang dibutuhkan di dunia kerja.

Sebagai sekolah vokasi yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, SMKN 2 Ambon menilai Program Fulbright ETA sebagai peluang strategis untuk memperluas jejaring internasional sekaligus memperkuat penguasaan Bahasa Inggris di lingkungan sekolah. Dengan dukungan AMINEF, Direktorat SMK, serta seluruh warga sekolah, program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi peningkatan mutu pendidikan vokasi di Maluku.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *