RadarAmbon.id – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Mabrur Ambon secara resmi melepas 39 siswa kelas IX Angkatan VIII Tahun Pelajaran 2025/2026 dalam prosesi yang berlangsung di Aula BPMP Ambon, Selasa (9/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Kementerian Agama Kota Ambon, orang tua siswa, dewan guru, serta tamu undangan lainnya.
Kepala MTs Al Mabrur Ambon, Muhamad Nasir Subhan, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pelepasan siswa yang merupakan salah satu program rutin madrasah. Ia menjelaskan bahwa program tersebut telah direncanakan sejak siswa berada di kelas VII melalui sistem tabungan dan sosialisasi kepada orang tua.
“Alhamdulillah, hari ini kami melepas 39 siswa Angkatan VIII dengan penuh rasa syukur setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun di MTs Al Mabrur Ambon. Kami berharap seluruh kebiasaan baik yang telah dibangun selama di madrasah tetap dijaga dan diamalkan di jenjang pendidikan berikutnya,” ujar Nasir.
Ia berpesan kepada para alumni agar terus menjaga ibadah, menghormati orang tua dan guru, serta mempertahankan nilai-nilai karakter yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di madrasah.
Nasir juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua siswa atas dukungan yang diberikan selama proses pendidikan berlangsung. Menurutnya, berbagai capaian yang diraih madrasah tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara pihak sekolah dan wali murid.
Ia mengungkapkan bahwa Angkatan VIII menjadi angkatan pertama yang berhasil mengharumkan nama madrasah hingga tingkat nasional. Salah satu prestasi yang membanggakan adalah keikutsertaan siswa dalam kegiatan Jambore Pramuka Muslim Dunia yang diikuti peserta dari 53 negara.
“Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari dukungan semua pihak, terutama orang tua siswa yang senantiasa memberikan kepercayaan kepada madrasah,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, Fachrurrazy Hasanusi, menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan, keimanan, dan akhlak dalam proses pendidikan.
Menurutnya, madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan moral yang kuat.
“Orang yang beriman dan berilmu akan ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT. Karena itu, pendidikan di madrasah harus mampu melahirkan generasi yang memiliki wawasan ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus berakhlakul karimah,” ujar Fachrurrazy.
Ia mengapresiasi pola pendidikan yang diterapkan MTs Al Mabrur Ambon karena dinilai mampu mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pembinaan karakter melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti kepramukaan, seni budaya, organisasi, dan kegiatan pengembangan diri lainnya.
Fachrurrazy juga mengingatkan pentingnya inovasi dalam dunia pendidikan agar mampu menjawab tantangan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai keagamaan dan pembentukan karakter peserta didik.
Menutup sambutannya, ia mengajak para siswa yang telah lulus untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan memiliki cita-cita dan perencanaan masa depan yang jelas.(*)
.






