Masjid Al Mukarramah Banda Ely Bakal Diresmikan Awal November

  • Bagikan

RadarAmbon.id,TUAL – Setelah melalui proses pembangunan selama enam tahun, Masjid Al Mukarramah di Desa Banda Ely, Kecamatan Kei Besar Utara Timur, Kabupaten Maluku Tenggara, kini memasuki tahap akhir persiapan menuju peresmian. Rumah ibadah yang berdiri megah dengan nilai pembangunan mencapai Rp11,05 miliar itu dijadwalkan mulai digunakan secara resmi pada akhir Oktober atau awal November 2026.

Kepastian jadwal peresmian tersebut dibahas dalam rapat koordinasi virtual yang melibatkan Panitia Pusat Pembangunan Masjid Al Mukarramah bersama panitia cabang Ambon, Jakarta, serta perwakilan sejumlah daerah lainnya, Senin (3/8/26) malam.

Pertemuan itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Tual, H. Amir Rumra, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Maluku, M. Yunus Serang, akademisi Moh Yamin Rumra, Eka Dahlan Uar, Malik Serang, serta sejumlah tokoh masyarakat asal Wandan dan panitia pembangunan masjid.

Dalam rapat tersebut, Wakil Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al Mukarramah, Abdul Hamid Latar, memaparkan progres akhir pembangunan. Ia menyampaikan, sejumlah bagian utama masjid telah selesai dikerjakan, mulai dari bangunan inti, empat pilar utama, fasilitas tempat wudhu, jaringan kelistrikan hingga pekerjaan interior.

“Pembangunan fisik utama sudah rampung 100 persen. Saat ini tinggal penyelesaian pagar bagian depan dan samping serta beberapa aksesoris pendukung,” ujar Hamid yang juga mantan Sekretaris DPRD Kota Tual.

Ia menjelaskan, total biaya yang telah terealisasi untuk pembangunan masjid mencapai Rp11,05 miliar. Jumlah tersebut melampaui estimasi awal sebesar Rp10,52 miliar akibat adanya sejumlah penyesuaian pekerjaan selama proses pembangunan.

Menurut Hamid, dana pembangunan Masjid Al Mukarramah berasal dari berbagai sumber, mulai dari dukungan pemerintah, sumbangan masyarakat, hingga kontribusi panitia cabang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jakarta hingga Papua.

Dengan rampungnya sebagian besar pekerjaan, panitia mulai membentuk kepanitiaan khusus untuk agenda peresmian. Tim tersebut diketuai Atala Ratu Latar dengan sekretaris Husin on Uar.

“Target peresmian direncanakan akhir Oktober atau awal November, dan waktunya akan disesuaikan dengan agenda Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara,” jelasnya.

Selain agenda peresmian, panitia juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung untuk menyambut momen bersejarah tersebut, di antaranya pelaksanaan hadrat terpanjang sebagai upaya pemecahan rekor, pameran budaya Wandan, serta berbagai kegiatan budaya masyarakat lainnya.

Masjid Al Mukarramah Banda Ely diharapkan menjadi salah satu ikon baru keagamaan dan kebudayaan masyarakat Wandan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan warga perantauan yang ikut berkontribusi dalam proses pembangunannya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *