Guru PAI Maluku Didorong Perkuat Karakter Bangsa

  • Bagikan

RadarAmbon.id – Peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) kembali disorot sebagai pilar penting dalam menjaga ketahanan moral generasi muda di tengah perubahan sosial dan derasnya arus digitalisasi. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Dr. H. Yamin, menegaskan bahwa keberadaan Guru PAI tidak tergantikan dalam membentuk karakter peserta didik.

Pernyataan tersebut disampaikan Yamin saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Guru PAI Indonesia (DPW AGPAII) Maluku di Ambon, Sabtu (18/4/2026). Ia menilai, tantangan yang dihadapi dunia pendidikan saat ini semakin kompleks, terutama dengan meningkatnya pengaruh teknologi terhadap pola pikir dan perilaku siswa.

Menurutnya, Guru PAI harus mampu beradaptasi sekaligus tetap menjadi figur panutan yang menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual. Di tengah dominasi teknologi seperti ponsel dan mesin pencari, peran guru tidak hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga pembimbing dalam menentukan arah kehidupan peserta didik.

“Perubahan zaman menuntut kita untuk tetap relevan. Guru PAI harus hadir sebagai penjaga nilai sekaligus pengarah di tengah derasnya informasi,” ujar Yamin.

Ia juga mendorong para guru untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan lanjutan dan pengembangan kompetensi. Langkah tersebut dinilai penting agar guru mampu menjawab kebutuhan zaman tanpa meninggalkan esensi pendidikan karakter.

Dalam kesempatan itu, Yamin turut didampingi Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, H. Abdul Karim Rahantan.

Sementara itu, Ketua DPW AGPAII Maluku, Muhammad Latuapo, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama atas perhatian yang diberikan kepada Guru PAI, khususnya terkait realisasi pembayaran tunjangan sertifikasi. Dukungan tersebut dinilai menjadi motivasi tambahan bagi para guru dalam menjalankan tugasnya secara profesional.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam menjaga kualitas pendidikan agama, sekaligus memperkuat peran Guru PAI sebagai fondasi pembentukan karakter generasi bangsa. (*)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *