RadarAmbon.id — Pemerintah Provinsi Maluku mendorong Partai NasDem untuk terus memperkuat peran politiknya dalam menyerap aspirasi masyarakat serta menghadirkan kerja nyata bagi pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Maluku melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Sadali Ie, dalam kegiatan Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) II DPW Partai NasDem Maluku yang berlangsung di Pantai Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (27/9/2026).
Dalam sambutan gubernur yang dibacakan Sadali Ie, disampaikan bahwa pelantikan kepengurusan DPW NasDem Maluku bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi momentum memperbarui komitmen dan tanggung jawab kepada masyarakat serta masa depan Maluku.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang hari ini dilantik. Kepercayaan yang saudara terima bukan semata-mata kehormatan, melainkan amanah yang harus dijawab dengan kerja nyata, integritas dan kesediaan untuk berjuang secara demokratis,” ujar Sadali membacakan sambutan gubernur.
Menurutnya, perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, perbedaan tersebut harus menjadi kekuatan untuk memperkaya gagasan dan tidak menghambat tujuan bersama dalam membangun daerah.
“Demokrasi harus dijalankan melalui dialog yang sehat dan keberpihakan yang nyata kepada rakyat,” katanya.
Sadali menyebut, sebagai provinsi kepulauan dengan wilayah yang luas, keberagaman budaya serta tantangan pelayanan yang khas, Maluku membutuhkan kerja bersama dari seluruh elemen masyarakat. Tidak ada satu pihak yang mampu menyelesaikan seluruh persoalan daerah tanpa adanya kolaborasi.
Ia berharap Partai NasDem dapat terus mengambil peran dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, terutama warga yang berada jauh dari pusat pelayanan dan tersebar di wilayah kepulauan.
“Dengarkan kebutuhan mereka dengan sungguh-sungguh, kemudian bawa aspirasi itu ke ruang dialog dan proses pengambilan keputusan,” tegasnya.
Selain itu, pemerintah juga menitipkan pesan agar seluruh kekuatan politik di Maluku membangun demokrasi yang dewasa melalui persaingan gagasan yang sehat dan kerja sama yang tulus untuk kepentingan masyarakat.
“Berbeda dalam pilihan adalah hal yang wajar, tetapi jangan sampai memutus komunikasi dan kebersamaan. Kita dapat berbeda pilihan, namun tetap bekerja bersama menjaga keamanan, merawat kerukunan, memperbaiki pelayanan dan membuka harapan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga meminta agar program kerja organisasi politik diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat, seperti mengatasi kesenjangan antarwilayah, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pembukaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Ia menambahkan, perempuan dan generasi muda juga harus diberikan ruang yang luas untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
Sementara itu, terkait pelaksanaan Rakerwil II DPW NasDem Maluku, pemerintah berharap forum tersebut dapat menjadi ruang evaluasi dan penyusunan program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Rencana kerja yang baik tidak berhenti sebagai daftar kegiatan, tetapi harus memiliki tujuan yang jelas, tahapan yang masuk akal, pihak yang bertanggung jawab, serta hasil yang dapat dirasakan dan dievaluasi,” tutupnya.
Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan, pembangunan menuju Maluku yang maju, adil dan sejahtera tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi membutuhkan kemitraan yang terbuka antara pemerintah, DPRD, partai politik, dunia usaha, perguruan tinggi, masyarakat sipil dan seluruh elemen masyarakat.(*)





