RadarAmbon.id, Langgur — Peristiwa tragis menimpa seorang remaja, Agustinus Sebenan (13), siswa SD Naskat Wassar, Kecamatan Kei Besar Utara Timur, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra). Korban meninggal dunia setelah diduga tersengat arus listrik di kawasan Perumnas, Kecamatan Kei Kecil, Senin (6/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIT.
Insiden nahas itu terjadi saat korban bersama sejumlah temannya hendak kembali ke lokasi kegiatan keluarga usai mandi laut di kawasan pantai setempat.
Ayah korban, Ferdiganus Sebenan (40), mengungkapkan, saat itu keluarga mereka tengah menghadiri acara baptisan pada perayaan Paskah kedua di kawasan Perumnas. Di sela kegiatan, sejumlah anak, termasuk korban, pergi mandi laut.
“Setelah selesai mandi dan hendak kembali, anak-anak melintasi jalur hutan. Di lokasi tersebut terdapat kabel listrik yang menjuntai ke bawah dan tertutup rumput, sehingga tidak terlihat,” ujar Ferdiganus saat ditemui di kediamannya, Rabu (8/4/2026).
Menurutnya, korban diduga berusaha mengangkat kabel tersebut agar bisa melintas. Namun, tanpa disadari kabel masih beraliran listrik sehingga langsung menyengat tubuh korban.
“Teman korban sempat berusaha menolong, tetapi ikut tersengat dan terpental beberapa meter,” ungkapnya.
Keluarga yang mendapat kabar tersebut segera menuju lokasi kejadian. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Karel Sadsuitubun, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.
“Kami masih sempat membawanya ke rumah sakit, tetapi sudah tidak tertolong,” ucap Ferdiganus dengan nada sedih.
Pihak keluarga berharap adanya perhatian dan tanggapan dari pihak PLN Maluku Tenggara, khususnya terkait kondisi jaringan listrik di lokasi kejadian. Mereka juga meminta difasilitasi pertemuan atau mediasi guna membahas peristiwa tersebut.
“Kami tidak menuntut berlebihan, hanya berharap ada ruang komunikasi dengan pihak PLN,” katanya.
Selain itu, keluarga mengaku telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Kei Kecil, namun menilai respons yang diterima belum maksimal.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala PLN Maluku Tenggara, Sasongko Ari Wibowo, belum memberikan keterangan resmi meski telah dikonfirmasi melalui pesan singkat.(*)





