RadarAmbon.id – KEBAKARAN melanda kawasan permukiman warga dan kios pedagang di Jalan M.S. Padede, Desa Bula, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 23.30 WIT.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Dula Piris, peristiwa tersebut bermula saat dirinya baru selesai makan malam. Tiba-tiba anaknya berteriak meminta agar segera keluar rumah karena melihat api telah membesar di sekitar lokasi kejadian.
“Saat saya keluar rumah, api sudah membesar. Saya langsung berusaha memadamkan api menggunakan air dari sumur dan dibantu warga sekitar,” ungkap Dula.
Sekitar pukul 23.40 WIT, satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Upaya tersebut kemudian diperkuat dengan satu unit mobil pemadam kebakaran milik PT. Citic Seram Energy Seram LTD, dibantu warga setempat serta personel Polres Seram Bagian Timur. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIT.
Menurut keterangan saksi, sumber api diduga berasal dari salah satu kamar kos di lantai satu bangunan kos-kosan semi permanen dua lantai milik Hi. Umar Arkian. Api kemudian merambat ke rumah milik Ibrahim Waliulu yang digunakan sebagai gudang. Hingga saat ini, penyebab awal kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Akibat peristiwa tersebut, sejumlah bangunan mengalami kerusakan berat, di antaranya satu bangunan kos-kosan dua lantai milik Hi. Umar Arkian, satu unit rumah milik Nurmin Ipaloat, satu warung makan milik Rais Ningkeula, satu ruko milik Reni, serta satu rumah kosong milik Ibrahim Waliulu. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini.
Pasca kejadian, Polres Seram Bagian Timur mengambil sejumlah langkah penanganan, antara lain mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pengumpulan bahan keterangan, melaporkan kepada pimpinan, memasang garis polisi, serta mengamankan lokasi untuk mencegah aksi pencurian.
Kegiatan pemadaman dan pengamanan di lokasi kebakaran dipimpin langsung oleh Kapolres Seram Bagian Timur, AKBP Alhajat hingga situasi dinyatakan aman dan kondusif.(*)





