Speedboat Tenggelam di Perairan Pulau Dai, Delapan Penumpang Masih Hilang

  • Bagikan

RadarAmbon.id – Sebuah speedboat yang mengangkut 10 penumpang dilaporkan tenggelam di sekitar perairan Pulau Dai, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Akibat kejadian tersebut, dua penumpang berhasil selamat, sementara delapan lainnya hingga kini masih dalam pencarian.

Informasi kecelakaan laut tersebut diterima oleh Basarnas Ambon dari Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten MBD, Jemi Lico, pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 08.30 WIT.

Berdasarkan laporan yang diterima, speedboat tersebut berangkat dari Sinairusi menuju Tepa pada Kamis (11/6/2026). Saat melintasi perairan Pulau Dai, speedboat mengalami cuaca buruk sehingga menyebabkan angkutan yang mereka tumpangi tenggelam.

Dua penumpang yang berhasil selamat masing-masing bernama Yakob Anamofa (22) dan Ignasius Matrunkoly (42). Keduanya menyelamatkan diri dengan berenang menuju Desa Sinairusi dan meminta bantuan warga setempat.

Setelah menerima laporan, masyarakat bersama sejumlah unsur terkait langsung melakukan upaya pencarian terhadap delapan penumpang yang masih hilang. Namun hingga Jumat siang, pencarian belum membuahkan hasil.

Berikut nama-nama para penumpang yang masih dalam pencarian.
1. Anton Menahem umur (40)
2. Asael Daniel (72)
3. Yomima waliana (36)
4. Regina unwakolu (33)
5. Enderfina siaran (62)
6. Wulan Kelmury (35)
7. Yoksan Unawekla (9)
8. Marcelo unawekla (4)

Basarnas Ambon terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten MBD, pemerintah desa, serta pihak kecamatan untuk mendukung operasi pencarian. Sebanyak tiga speedboat masyarakat, terdiri dari dua unit dari Tepa dan satu unit dari Sinairusi dikerahkan untuk menyisir lokasi kejadian. Selain itu, KM Teifelin juga turut membantu upaya pencarian.

Meski demikian, proses pencarian menghadapi sejumlah kendala, di antaranya cuaca buruk dan keterbatasan jaringan komunikasi di wilayah tersebut. Berdasarkan data cuaca, kondisi perairan saat ini diguyur hujan ringan dengan kecepatan angin dari arah tenggara berkisar 18 hingga 28 knot serta tinggi gelombang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap delapan penumpang yang dinyatakan hilang akibat kecelakaan laut tersebut. (MHS)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *