SMK MUDAN Terima Bantuan dari Yamaha dan Bank Muamalat

  • Bagikan

Donasi Bersama PT Hasrat Abadi, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing dan PT Bank Muamalat Indonesia Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi di Maluku

RadarAmbon.id – SMK Muhammadiyah Ambon (SMK MUDAN) kembali menorehkan langkah besar dalam pengembangan pendidikan vokasi di Provinsi Maluku. Melalui sinergi antara dunia pendidikan, industri, dan lembaga keuangan syariah, sekolah tersebut menerima bantuan berupa dua unit sepeda motor praktik beserta peralatan pendukung (tools) dari PT Hasrat Abadi dan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), serta dukungan Dana Pengembangan Sekolah senilai Rp1 miliar dari PT Bank Muamalat Indonesia Cabang Ambon.

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di aula SMK MUDAN, Kamis (18/6/26) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Thaib Hunsouw, Kepala Bidang Pendidikan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Rusman Tanamal, Manager Edukasi PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing,  Harry P. Sugiarta, Kepala PT.Hasrat Abadi Cabang Ambon, Selly, Branch Manager PT. Bank Muamalat Cabang Ambon, Aris Harianto Budiman, Wakil Komandan Cyber Kodam XV/Pattimura, Mayor Untung, Ketua Majelis Dikdasmen, Saiful,  juga para guru, siswa, serta tamu undangan.

Bantuan ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan vokasi di SMK Muhammadiyah Ambon, khususnya dalam pengembangan kompetensi Teknik Sepeda Motor (TSM), Akuntansi dan Keuangan Lembaga, serta rencana pembukaan program kelas khusus berbasis teknologi siber.

Kepala SMK Muhammadiyah Ambon: Sinergi Besar untuk Masa Depan Generasi Maluku

Kepala SMK Muhammadiyah Ambon, Jafar Siddik, mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas dukungan yang diberikan berbagai pihak kepada sekolah yang dipimpinnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi luar biasa yang melibatkan berbagai stakeholder strategis untuk mendukung kemajuan pendidikan vokasi di Maluku.

“Hari ini merupakan momentum yang sangat membahagiakan bagi kami. PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing bersama PT Hasrat Abadi memberikan dukungan untuk pengembangan jurusan baru Teknik Sepeda Motor. Jurusan ini memiliki prospek yang sangat besar dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten dan siap kerja,” ujarnya.

Jafar menjelaskan bahwa siswa jurusan Teknik Sepeda Motor nantinya tidak hanya dibekali keterampilan teknis sesuai standar industri Yamaha, tetapi juga akan mendapatkan pembelajaran Bahasa Jepang sebagai bekal untuk berkarier di tingkat internasional.

“Kami memiliki cita-cita agar lulusan SMK Muhammadiyah Ambon tidak hanya bekerja di dalam negeri, tetapi juga memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan maupun bekerja di Jepang. Karena Yamaha berpusat di Jepang, maka kemampuan bahasa menjadi nilai tambah yang sangat penting,” katanya.

Selain itu, dukungan dari Bank Muamalat akan diarahkan untuk memperkuat program peningkatan kualitas jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga, pengembangan laboratorium komputer, serta pembangunan sarana penunjang pendidikan karakter.

Dana pengembangan sekolah yang diberikan Bank Muamalat juga akan dimanfaatkan untuk pembangunan masjid sekolah yang lebih representatif.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan karakter dan mentalitas siswa. Anak-anak yang nantinya bekerja di industri maupun di luar negeri tidak cukup hanya memiliki keterampilan, tetapi juga harus memiliki karakter yang kuat. Karena itu pembangunan masjid menjadi salah satu prioritas kami,” jelasnya.

Jafar juga menyampaikan rencana pengembangan kelas khusus siber yang akan bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk institusi pertahanan dan keamanan, guna mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era digital.

PWM Maluku: Bukti Kepercayaan terhadap Kemajuan SMK Muhammadiyah Ambon

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku, Thaib Hunsouw, menyampaikan apresiasi atas berbagai dukungan yang diterima SMK Muhammadiyah Ambon.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan anugerah yang harus disyukuri dan dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kami bersyukur karena hari ini SMK Muhammadiyah Ambon mendapat berkah yang luar biasa. Mudah-mudahan bantuan ini menjadi pendorong bagi sekolah untuk terus berkembang dan membenahi berbagai kebutuhan yang masih ada,” ujarnya.

Ia menilai perkembangan SMK Muhammadiyah Ambon dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kemajuan yang signifikan.

“Kami melihat bahwa setelah dipimpin oleh Pak Jafar Siddik, kemajuan sekolah ini semakin nyata. Karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan,” katanya.

Thaib secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku yang selama ini memberikan perhatian terhadap pengembangan sekolah-sekolah Muhammadiyah, termasuk SMK Muhammadiyah Ambon.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Yamaha melalui PT Hasrat Abadi yang memberikan bantuan motor dan peralatan praktik bagi siswa, serta kepada Bank Muamalat yang menyalurkan dana pengembangan sekolah.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya dan menjadi pertanda baik bagi kemajuan pendidikan vokasi di Maluku,” ujarnya.

Dinas Pendidikan Maluku: Model Ideal Link and Match Dunia Pendidikan dan Industri

Mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Kepala Bidang SMK, Rusman Tanamal, menegaskan bahwa kolaborasi antara sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri merupakan kebutuhan mutlak dalam pengembangan pendidikan vokasi.

Menurutnya, pendidikan kejuruan tidak hanya berbicara tentang proses belajar di ruang kelas, tetapi juga bagaimana membangun jembatan yang kokoh antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

“Sinergi yang kita saksikan hari ini merupakan model ideal implementasi konsep link and match antara SMK dengan dunia industri. Kerja sama seperti ini menjadi syarat utama agar pendidikan vokasi tetap relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Rusman menjelaskan bahwa ketika industri terlibat langsung dalam proses pendidikan, maka terjadi transfer teknologi, budaya kerja, dan standar kompetensi yang sangat dibutuhkan oleh peserta didik.

“Industri tidak hanya menunggu lulusan siap kerja, tetapi ikut membentuk kualitas lulusan sejak mereka masih berada di bangku sekolah,” katanya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, Rusman memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, PT Hasrat Abadi, dan PT Bank Muamalat Indonesia yang telah menunjukkan kepedulian terhadap pengembangan pendidikan vokasi di daerah.

“Ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda Maluku,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh bantuan yang diterima dapat dikelola secara profesional dan dimanfaatkan secara maksimal dalam proses pembelajaran.

Yamaha: Siapkan Lulusan Berstandar Global

Manager Education PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Harry P. Sugiarta, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bagian dari komitmen Yamaha dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.

Ia mengaku terkesan dengan semangat pengembangan SMK Muhammadiyah Ambon yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan membuka peluang bagi siswa untuk bersaing secara global.

“SMK binaan Yamaha saat ini jumlahnya sudah sangat banyak di Indonesia. Kami memiliki program pembinaan yang dilengkapi kurikulum industri, sertifikasi kompetensi, dan standar pelatihan global Yamaha Technical Academy,” ujarnya.

Harry menuturkan bahwa siswa yang mengikuti program binaan Yamaha akan memperoleh kurikulum dan sertifikasi yang diakui secara internasional.

Bahkan, peluang kerja tidak hanya terbuka di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara yang membutuhkan tenaga teknisi otomotif berkualitas.

“Sertifikasi Yamaha memiliki standar global. Jika siswa memiliki kompetensi yang baik dan didukung kemampuan bahasa asing, termasuk Bahasa Jepang, maka peluang untuk berkarier di luar negeri sangat terbuka,” katanya.

Ia juga berharap bantuan dua unit sepeda motor dan berbagai peralatan praktik dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh siswa dalam meningkatkan keterampilan teknis.

“Motor ini harus digunakan untuk praktik, bukan hanya dipajang. Semakin sering digunakan untuk belajar dan praktik, semakin besar manfaatnya bagi siswa,” ujarnya.

Harry menambahkan bahwa Yamaha saat ini mulai memperluas pembinaan sekolah binaan ke kawasan Indonesia Timur sebagai bagian dari komitmen pemerataan kualitas pendidikan vokasi nasional.

Bank Muamalat Dukung Pengembangan Infrastruktur Pendidikan

Dalam kesempatan yang sama, Branch Manager PT Bank Muamalat Indonesia Cabang Ambon, Aris Harianto Budiman menyerahkan dana pengembangan sekolah sebesar Rp1.000.000.000 kepada SMK Muhammadiyah Ambon.

Bantuan tersebut akan digunakan untuk mendukung pengembangan infrastruktur pendidikan, pembangunan masjid sekolah, penguatan fasilitas pembelajaran, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi siswa.

Dukungan Bank Muamalat menunjukkan komitmen dunia perbankan syariah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

Kolaborasi antara PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, PT Hasrat Abadi, PT Bank Muamalat Indonesia, Muhammadiyah, dan Pemerintah Provinsi Maluku menjadi contoh nyata sinergi yang mampu mempercepat peningkatan kualitas pendidikan vokasi.

Dengan dukungan fasilitas praktik yang memadai, penguatan karakter melalui pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman, serta pengembangan kompetensi berstandar industri global, SMK Muhammadiyah Ambon optimistis mampu melahirkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa investasi pada pendidikan vokasi merupakan investasi terbaik untuk membangun masa depan generasi muda Maluku yang unggul, mandiri, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja modern.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *