RadarAmbon.id – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Ambon terus memperkuat transformasi digital di lingkungan pendidikan. Salah satu inovasi yang segera diterapkan yakni sistem absensi berbasis barcode bagi siswa yang terintegrasi dengan pemberitahuan kepada orang tua.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala MTsN Ambon, Yasmin Kamsurya mengatakan, penerapan absensi digital tersebut bertujuan meningkatkan pengawasan kehadiran siswa sekaligus memberikan rasa aman bagi orang tua.
Menurutnya, ketika siswa tiba di sekolah dan melakukan absensi menggunakan barcode, notifikasi kehadiran akan langsung diterima oleh orang tua melalui nomor telepon yang telah terdaftar.
“Ketika siswa datang ke sekolah dan melakukan absensi barcode, notifikasinya akan sampai ke nomor orang tua di rumah. Dengan begitu, orang tua bisa memastikan anaknya benar-benar sudah tiba di sekolah. Begitu juga saat pulang, orang tua akan mengetahui waktu anaknya meninggalkan sekolah,” ujar Yasmin, (8/9/26).
Ia menjelaskan, sistem tersebut nantinya tidak hanya berbasis telepon pintar, tetapi juga dapat menggunakan kartu barcode bagi siswa yang tidak memiliki HP Android. Setiap peserta didik akan mendapatkan identitas barcode yang akan digunakan saat melakukan absensi kepada guru piket.
“Jadi siswa tidak harus selalu menggunakan handphone. Barcode bisa dicetak dalam bentuk kartu, kemudian siswa melakukan scan kepada guru piket yang bertugas. Data absensi itu akan masuk ke aplikasi dan diteruskan kepada orang tua maupun guru,” jelasnya.
Yasmin berharap penerapan sistem tersebut dapat berjalan efektif dengan dukungan seluruh pihak, terutama orang tua siswa. Ia memastikan nomor kontak yang digunakan merupakan nomor aktif milik orang tua agar informasi kehadiran anak dapat diterima secara akurat.
“Ini bagian dari penguatan digitalisasi yang sudah dirintis dan diluncurkan oleh Kemenag kota maupun Kementerian Agama Provinsi Maluku. MTsN Ambon hanya melanjutkan sebagai bagian dari upaya menjadikan madrasah digital di Maluku,” tandasnya.
Melalui inovasi tersebut, Yasmin optimistis layanan pendidikan semakin modern, transparan, dan mampu memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam memantau aktivitas siswa.(*)





