RadarAmbon.id – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ambon menyalurkan sebanyak 316 kantong daging kurban kepada siswa, guru honorer, janda, serta masyarakat yang berada di lingkungan sekitar madrasah. Daging kurban tersebut berasal dari penyembelihan empat ekor sapi dan dua ekor kambing dalam rangka perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Penyerahan daging kurban dilakukan secara simbolis oleh Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, H. M. Yasir Rumadaul, didampingi Kepala MAN Ambon, Nasit Marasabessy, Sabtu (30/5/2026).
Dalam sambutannya, H. M. Yasir Rumadaul menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar MAN Ambon yang telah melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban kepada masyarakat yang berhak menerima.
“Atas nama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar MAN Ambon yang hari ini telah melaksanakan penyembelihan hewan kurban sekaligus mendistribusikannya kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya.
Menurut Yasir, ibadah kurban merupakan bentuk pengabdian kepada Allah SWT sekaligus wujud keteladanan terhadap kisah Nabi Ibrahim AS, Siti Hajar, dan Nabi Ismail AS. Ia menegaskan bahwa nilai utama dari ibadah kurban bukan terletak pada daging maupun darah hewan yang disembelih, melainkan pada keikhlasan dan kesediaan berkorban karena Allah SWT.
Ia juga mengajak seluruh keluarga besar Kementerian Agama untuk mengambil hikmah dari keteladanan keluarga Nabi Ibrahim AS, terutama dalam membangun komunikasi yang baik dalam keluarga, menanamkan nilai-nilai agama kepada anak, serta menumbuhkan sikap patuh dan sabar dalam menjalankan perintah Allah SWT.
“Semoga nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan ketaatan yang dicontohkan keluarga Nabi Ibrahim dapat menjadi inspirasi bagi kita dalam membangun keluarga yang religius dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala MAN Ambon, Nasit Marasabessy, menjelaskan bahwa kegiatan kurban merupakan program rutin madrasah yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama.
“Tahun ini kegiatan kurban mengusung tema ‘Kurban Peduli, Berkah untuk Sesama’. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran dan semangat berkurban di lingkungan madrasah, baik bagi guru, tenaga kependidikan maupun peserta didik,” ujarnya.
Nasit menjelaskan, empat ekor sapi yang disembelih terdiri atas tiga ekor yang berasal dari kelompok kurban keluarga besar MAN Ambon dan satu ekor sapi merupakan sumbangan dari Yayasan yang dipimpin alumni MAN Ambon, Hambra Samal bersama Turaya Samal. Sementara dua ekor kambing berasal dari partisipasi internal madrasah dan sumbangan salah satu orang tua siswa.
Ia menambahkan, sebanyak 316 kupon penerima telah disiapkan untuk mendistribusikan daging kurban kepada siswa, guru honorer, para janda, dan masyarakat sekitar yang telah terdata sebagai penerima manfaat.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana berbagi kebahagiaan pada Hari Raya Iduladha, tetapi juga memperkuat hubungan antara madrasah dan masyarakat serta menumbuhkan nilai kepedulian sosial di lingkungan MAN Ambon,” pungkasnya.
Kegiatan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban tersebut turut dihadiri para tokoh madrasah, Ketua Ikatan Alumni MAN Ambon, dewan guru, tenaga kependidikan, serta para siswa.(*)






