KM Sabuk Nusantara 106 Tabrak Rumah dan Penginapan di Banda Neira, Ini Penyebabnya

  • Bagikan

RadarAmbon.id – Kapolsek Banda AKP M. Kasim Rahanyamtel, mengungkapkan bahwa insiden Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 106 yang menabrak longboat, rumah warga, dan Penginapan Rahmat disebabkan oleh gangguan pada salah satu dari dua mesin kapal.

Menurut Kapolsek, saat kapal berada sekitar 500 meter dari dermaga, nakhoda memerintahkan Kepala Kamar Mesin untuk menetralkan mesin sebagai persiapan sandar. Namun, kapal masih memiliki sisa laju.

Nakhoda kemudian mencoba memundurkan kapal dan mengarahkannya untuk sandar di sisi kiri dermaga. Anak Buah Kapal (ABK) sempat melempar tali dan menambatkannya ke dermaga, tetapi kapal tetap bergerak maju.

Melihat kondisi tersebut, nakhoda kembali memerintahkan Kepala Kamar Mesin untuk memundurkan kapal. Namun, upaya itu tidak berhasil karena mesin masih berputar maju.

“Karena kapal tetap bergerak maju, nakhoda membunyikan suling sebagai peringatan kepada warga di sekitar haluan agar menjauh. Jangkar juga dijatuhkan untuk memperlambat laju kapal, namun pengendalian handle throttle tidak berfungsi sehingga kapal sulit dihentikan,” jelas Kapolsek, Selasa (28/4/26).

Akibatnya, kapal menabrak pemukiman warga di sekitar dermaga. Setelah mesin sebelah kanan berhasil dimatikan, Kepala Kamar Mesin menghidupkan mesin sebelah kiri untuk memundurkan kapal hingga akhirnya dapat bersandar.

Dalam kejadian tersebut, satu unit longboat milik Najran Sabban, satu katinting milik La Ode Umar, serta dua kamar di Penginapan Rahmat mengalami kerusakan. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp60 juta.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *