Kebakaran di Batumerah Ini Dampaknya

  • Bagikan
Salah Satu Petugas Damkar Dievakuasi usai mengalami kecelakaan saat berjibaku memadamkan api di Batumaerah Kampung,Lorong Belakang Puskesmas Rijali, Jumat 28 Agustus 2026.

RadarAmbon.id – Kebakaran yang melanda kawasan padat permukiman di Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (28/8/2026), meninggalkan kerugian besar bagi warga terdampak.

Sejumlah rumah, tempat usaha, hingga puluhan kamar kos dilaporkan mengalami kerusakan setelah api mengamuk di lokasi tersebut.

Peristiwa yang terjadi di RT 003/RW 001 itu membuat warga sekitar panik. Kobaran api yang muncul pada pagi hari dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain sebelum berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon, Alfredo Hehamahua mengungkapkan, dampak kebakaran cukup luas. Tercatat tujuh rumah warga, satu unit toko, serta 20 kamar kos milik Umi Warda ikut terdampak dalam kejadian tersebut.

“Ada tujuh rumah, satu toko, dan 20 kamar kos yang terdampak kebakaran,” ujar Alfredo.

Selain kerusakan bangunan, musibah tersebut juga menyebabkan sejumlah korban luka. Lima anggota Damkar mengalami cedera saat berusaha memadamkan api, mulai dari terkena material bangunan hingga mengalami luka akibat benda tajam di lokasi kejadian.

Salah satu petugas harus mendapat perawatan di RS GPM setelah tertimpa balok kayu yang runtuh. Sementara petugas lainnya mengalami luka memar akibat reruntuhan tembok dan sebagian mendapat penanganan medis setelah terkena paku.

Dua warga, Fuat Waliulu dan Sarianto, juga harus mendapatkan perawatan setelah mengalami sengatan listrik. Sementara satu warga lain mengalami luka di bagian kepala akibat tertimpa puing atap rumah.

“Dalam proses pemadaman ada lima petugas Damkar yang menjadi korban,” jelasnya.

Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, api diduga bermula saat seorang anak berusia 15 tahun sedang memasak di rumah keluarga Nur. Kompor yang digunakan kemudian terjatuh hingga memicu munculnya api yang akhirnya membesar.

Untuk mengatasi kebakaran tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon mengerahkan delapan armada pemadam dan kendaraan pendukung. Sebanyak 53 personel dari Pleton A dengan bantuan Pleton B dan Pleton C dikerahkan untuk memadamkan api.

Setelah proses pemadaman dan pendinginan dilakukan, kondisi lokasi akhirnya dinyatakan aman sekitar pukul 16.04 WIT. Petugas kemudian kembali ke markas setelah memastikan tidak ada lagi potensi munculnya api.

Hingga kini, nilai pasti kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. Namun, banyak warga harus menanggung kerugian setelah tempat tinggal, usaha, dan fasilitas kos mereka terdampak akibat peristiwa tersebut.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *