Hendrik Lewerissa Dorong Pemuda Maluku Jadi Penggerak Harmoni dan Perdamaian

  • Bagikan

RadarAmbon.id, Jakarta – Di tengah keberagaman masyarakat Maluku yang tersebar di berbagai wilayah, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengajak generasi muda untuk mengambil peran strategis dalam menjaga nilai persaudaraan, memperkuat toleransi, serta menjadi penggerak perdamaian.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur Maluku melalui Kepala Kantor Perwakilan Maluku di Jakarta, Saiful Indra Patta, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Pemuda Muslim Maluku di Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (19/9/2026).

Dalam sambutan yang dibacakannya, Hendrik Lewerissa menyampaikan apresiasi terhadap DPP Front Pemuda Muslim Maluku yang terus menghadirkan kegiatan keagamaan sebagai ruang mempererat silaturahmi sekaligus memperkokoh hubungan antarwarga Maluku di perantauan.

Menurut Gubernur, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya menjadi momentum mengenang perjalanan dan keteladanan Rasulullah, tetapi juga menjadi pengingat bagi umat untuk menerapkan nilai kasih sayang, persatuan, keadilan, dan penghormatan terhadap sesama dalam kehidupan sehari-hari.

“Cinta kepada Rasulullah harus terlihat dalam akhlak, sikap, dan cara kita memperlakukan sesama. Beliau mengajarkan kepada kita kasih sayang, persaudaraan, keadilan dan penghormatan terhadap sesama manusia,” ujar Hendrik Lewerissa dalam sambutannya.

Ia mengatakan, nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW memiliki keselarasan dengan budaya hidup masyarakat Maluku yang diwariskan secara turun-temurun melalui semangat Pela, Gandong dan falsafah hidup orang basudara.

“Maluku memiliki warisan yang sangat mahal: Pela, Gandong dan semangat hidup orang basudara. Ale rasa beta rasa, sagu salempeng pata dua, katong samua orang sudara. Nilai ini sejalan dengan risalah Nabi Besar Muhammad SAW,” ungkapnya.

Hendrik menegaskan, keberagaman yang dimiliki masyarakat Maluku harus menjadi kekuatan bersama, bukan menjadi pembatas dalam membangun hubungan sosial. Perbedaan agama, latar belakang, pilihan politik, daerah asal maupun kelompok, kata dia, harus disikapi dengan semangat persaudaraan.

Karena itu, ia mengajak pemuda Maluku di Jabodetabek maupun di seluruh daerah untuk tampil sebagai bagian dari solusi dalam menjaga suasana damai, termasuk dengan memanfaatkan ruang digital secara positif.

“Saya ingin mengajak pemuda Muslim Maluku dan pemuda Maluku lainnya di Jabodetabek dan di mana pun berada, untuk menjadi duta perdamaian Maluku. Gunakan media sosial untuk menyebarkan kesejukan, bukan kebencian. Untuk saling mengenal, bukan saling mencurigai. Untuk membangun, bukan mempertentangkan,” tegasnya.

Gubernur juga menyampaikan bahwa kemajuan Maluku tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik maupun potensi sumber daya alam, tetapi juga oleh kekuatan masyarakat dalam menjaga persatuan dan kebersamaan.

“Kita ingin membangun Maluku yang maju, adil dan sejahtera, di atas fondasi persaudaraan. Kita ingin Maluku yang modern dan kuat, tetapi tetap berakar pada adat dan budaya serta memiliki hati yang penuh kasih sesuai risalah Nabi Besar Muhammad SAW,” katanya.

Lebih lanjut, Hendrik menyebut pemerintah daerah terus berkomitmen menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, toleran dan harmonis. Namun, hal tersebut membutuhkan dukungan seluruh elemen, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, kaum perempuan hingga generasi muda.

Ia berharap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Maluku untuk memperkuat hubungan persaudaraan dan menghadirkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Semoga kecintaan kita kepada Rasulullah SAW semakin memperkuat iman, memperindah akhlak, mempererat silaturahmi, dan memperkokoh perdamaian di Bumi Maluku menuju Indonesia yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri RI Muh. Anis Matta, Wakil Menteri Hukum RI Edward Omar Sharif Hiariej, Bupati Maluku Tenggara Taher Hanubun, Anggota DPD RI Dapil Maluku Bisri As Siddiq Latuconsina, Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris, perwakilan Imam Besar Masjid Istiqlal KH. Abu Hurairah Abd Salam, Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin, Ketua DPP BKPRMI Nanang Mubarak, Ketua Umum PP BKMT Syifa Fauziah, Ketua Umum ICMI Muda DKI Dirgantara Wicaksono, para ulama, habaib, serta paguyuban Maluku se-Jabodetabek. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *