RadarAmbon.id – MESKI diperhadapkan oleh tantangan di tengah tekanan ekonomi di era digitalisasi saat ini tidak membuat semangat teman-teman di grup kami Koran Harian Rakyat Maluku meredup.
Terbukti, memasuki usia ke-18 yang jatuh Sabtu, 8 Agustus 2026 — dengan segala keterbatasan di tengah disrupsi media –grup media yang berada di bawah payung Fajar Grup ini masih tetap menemui pembaca dan pelanggan setia dengan motto: Eksis di Tengah Konvergensi.
Jika media arus utama yang lain telah banyak memilih “tiarap” maka tidak dengan Rakyat Maluku yang tetap memilih terbit dan bertahan hingga kini.
Tidak mudah menghadapi situasi di tengah iklim usaha, bisnis, dan fiskal yang melambat. Sudah memasuki lebih 10 tahun iklim ekonomi Tanah Air tidak dalam kondisi baik-baik saja, tapi terbukti Rakyat Maluku masih tetap survive.
Iklim ekonomi yang meredup sudah terasa diawali gempa bumi 6,8 SR, September 2019, hingga disusul virus Covid-19 yang melanda dunia diikuti melemahnya iklim usaha dan bisnis karena pemberlakuan pembatasan selama tiga tahun akibat virus mematikan itu.
Saat yang sama disusul gonjang-ganjing politik antara pusat dan daerah akibat keputusan pemerintah pusat memotong anggaran daerah hingga berdampak melemahnya fiskal dan berujung pemangkasan belanja daerah dan gaji PNS.
Walau diperhadapkan oleh tekanan ekonomi semangat teman-teman Grup Koran Rakyat Maluku yang dipimpin Direktur Syaikhan Azzuhri Rumra masih tetap menunjukkan kinerja positif.
Di tengah ketikpastian dan keterbatasan anggaran belanja daerah hingga membuat perputaran iklim ekonomi meredup memaksa kami untuk melakukan langkah-langkah penghematan baik dari sisi operasional perusahaan hingga gaji.
Untuk mendukung kinerja dan cash flow perusahaan tetap stabil semua tenaga kerja baik wartawan dan karyawan difungsikan secara maksimal. Agar kualitas berita dan konten yang beragam tetap terjaga kami juga membangun kolaborasi dengan cara melakukan konvergensi antarmedia baik cetak, online, dan medsos.
Juga, untuk menjaga efisiensi keuangan, terhitung tahun ini kami tak lagi menyewa gedung kontrakan dengan ongkos yang mahal itu.
Dan, tepat di HUT ke-18 Koran Rakyat Maluku tahun ini: 08-08-08 – 08-08-26 teman-teman Redaksi Rakyat Maluku telah memilih Lantai 3, Harian Ambon Ekspres yang juga tak lain induk Koran Rakyat Maluku di Jl.Yos Sudarso, Ambon, itu sebagai markas baru kami.
Dalam sebuah rekaman video tampak para awak redaksi dan staf Rakyat Maluku terlihat antusias saat memindahkan barang-barang mereka ketika memasuki ruangan kantor baru itu.
Selain alasan sewa gedung yang terus membengkak, keputusan ini tentu juga tak lepas dari upaya efisiensi dan ikhtiar kami menghadapi tekanan ekonomi Tanah Air yang belum membaik.
Itulah mengapa setelah melalui rapat evaluasi RUPS Februari lalu di Makassar Direktur Syaikhan Azzuhri Rumra akhirnya memilih tahun ini untuk tak lagi menyewa gedung.
Keputusan penting ini juga bagian dari upaya kami untuk terus memperkuat kolaborasi dan sinergitas antargrup agar kami bisa tetap eksis di era konvergensi saat ini.
Fenomena ini menuntut kami juga harus menghemat dengan tetap menjaga kualitas berita dan pelayanan. Selain itu kami juga menjaga agar chas flow, kas setara kas, dan rugi laba perusahaan tetap stabil dengan terus melakukan langkah-langkah antisipasi yang presisi: tepat dan akurat.
Tak ketinggalan di hadapan para staf dan karyawan Direktur Syaikhan Rumra selalu menyemangati dan mengajak rekan-rekannya untuk terus memperkuat kinerja, membangun jaringan dan mengembangkan konvergensi.
Dengan pemetaan dan spirit profesionalisme di era yang serba digital ini menuntut kami harus terus membangun kerjasama antarsesama platform media. Ini pula membuat mengapa memasuki usia ke-18 tahun ini kami bisa survive walau di tengah himpitan ekonomi.
“Selain mengejar kecepatan, tapi jangan lupa kualitas berita juga harus dijaga dan dipertahankan untuk menaruh perhatian pembaca dan pemirsa,” ujarnya.
Ia juga menyarankan kepada teman-teman wartawan untuk tidak hanya mampu menulis berita, tapi wartawan juga harus bisa menjadi seorang konten kreator yang aktif.
“Selain punya kemampuan menulis, wartawan juga harus bisa menjadi seorang videografer merekam sebuah peristiwa di lapangan,” ujarnya.
Selain menata menghidupkan konten-konten kreator seperti Tiktok dan Podcast kami juga memperluas jaringan media online yakni: Klikmaluku.com, rakyatmaluku.fajar.co.id, dan radarambon.id.
Mereka para pengelola online ini tak lain adalah wartawan Koran Rakyat Maluku yang di-BKO-kan di sana.
Di Klikmaluku.com, misalnya. Di sini ada Pak Nathan Madiuw, Pak Rudy Muhrim, dan Meidy Pattiasina.
Sedangkan di rakyatmaluku.fajar.co.id ada Hery Purwanto, Anang Angkotasan, dan Fitri.
Pun di media online terbaru radarambon.id di sana ada Pak Syaikhan Azzuhri Rumra, Aziz “Chiko” Saimima, Rizky Dino Majid, dan Fika Sari Mahulauw.
Dirgahayu Rakyat Maluku. Eksis di Era Konvergensi.
Lawa Mena Hau Lala. Maju Terus Pantang Mundur. (*)
Galery Cru Hr Rakyat Maluku.











