Centratama Hadirkan Perpustakaan Digital MTsN Ambon

  • Bagikan
Sekkot Ambon, Robert Sapulette meninjau langsung ruang Perpustakaan MTsN Ambon yang akan direnovasi menjadi ruang Perpustakaan Digital, Jumat 14 Agustus 2026.

RadarAmbon.id — Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi terus diperkuat melalui kolaborasi antara Centratama Group dan Human Initiative. Melalui program Connectivity for Community 2026, keduanya menghadirkan fasilitas Digital Library di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Ambon sebagai upaya memperluas akses pembelajaran digital bagi siswa dan guru.

Kegiatan Kick Off Ceremony program “Peningkatan Fasilitas Pendidikan Melalui Penyediaan Digital Library” tersebut dihadiri Sekretaris Kota Ambon, Robert Sapulette, jajaran Centratama Group, Human Initiative, Kepala Kanto Kementerian Agama Kota Ambon, pimpinan OPD, kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, serta para siswa MTsN Ambon.

Dalam sambutannya, Sekretaris Kota Ambon Robert Sapulette menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Centratama Group atas kepedulian serta kontribusinya dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kota Ambon.

Menurutnya, kehadiran perpustakaan digital bukan hanya sekadar pembangunan fasilitas fisik, tetapi menjadi bagian penting dalam menghadirkan ruang belajar modern, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi saat ini.

“Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara anak-anak kita belajar, memperoleh informasi, berkomunikasi, dan mengembangkan kreativitas. Karena itu, digital library ini diharapkan menjadi pusat pembelajaran yang mendorong siswa semakin gemar membaca, mencari pengetahuan, serta menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab,” ujar Robert, Jumat (14/8/26).

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia membutuhkan kerja sama semua pihak, baik pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, maupun masyarakat.

“Pemerintah Kota Ambon tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial seperti yang dilakukan Centratama Group menjadi kekuatan dalam mewujudkan Ambon yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, Fachrurrazy Hasanusi, mengungkapkan rasa syukur atas hadirnya program tersebut di MTsN Ambon. Ia menyebut bantuan Digital Library sangat sejalan dengan program digitalisasi madrasah yang telah dicanangkan sebelumnya.

Fachrurrazy menjelaskan, sejak 2024 pihaknya telah mendorong digitalisasi berbagai aspek pendidikan di MTsN Ambon, mulai dari administrasi, pembelajaran guru, hingga pemanfaatan teknologi bagi siswa.

“Ketika program pembangunan perpustakaan digital ini disampaikan kepada kami, kami sangat bersyukur karena ini menjadi bagian dari upaya memperkuat digitalisasi pendidikan yang sudah berjalan,” katanya.

Ia berharap fasilitas tersebut dapat meningkatkan budaya literasi siswa serta menjadi contoh bagi madrasah lainnya di Maluku.

“Ini menjadi momentum yang luar biasa. Mudah-mudahan program seperti ini dapat terus dikembangkan, bukan hanya di Kota Ambon tetapi juga di kabupaten dan kota lainnya di Maluku,” harapnya.

Direktur Regional Human Initiative Indonesia Timur, M. Jabalnur S.IP, M.Sos, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan hasil pemetaan kebutuhan pendidikan di berbagai wilayah Indonesia Timur.

Menurutnya, MTsN Ambon terpilih sebagai salah satu sekolah penerima program setelah melalui proses identifikasi dan kajian terhadap kebutuhan digitalisasi pendidikan.

“Program ini akan berlangsung selama tiga bulan ke depan dengan fokus meningkatkan akses pembelajaran peserta didik dan guru melalui penguatan fasilitas digital, sarana pendukung, serta penyediaan sumber belajar elektronik,” jelas Jabalnur.

Ia berharap MTsN Ambon dapat menjadi pionir dalam pemanfaatan teknologi pendidikan dan menjadi contoh bagi sekolah lainnya.

Sementara itu, Vice President Operations and Maintenance Centratama Group, Adi Mulyono, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Sentratama Group telah hadir selama 12 tahun sebagai perusahaan yang bergerak dalam penyediaan dan pemeliharaan infrastruktur jaringan telekomunikasi. Kehadiran kami tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas bisnis, tetapi juga tanggung jawab untuk memberikan manfaat yang lebih luas,” ungkap Adi.

Ia menyebutkan, hingga Juli 2026 Sentratama telah memiliki 57 menara telekomunikasi di Provinsi Maluku, dengan 12 menara berada di Kota Ambon.

Melalui program Connectivity for Community, Sentratama berfokus meningkatkan fasilitas pendidikan dengan menghadirkan akses literasi digital bagi para siswa dan guru.

“Program ini telah berjalan sejak 2023 hingga 2025 dan sebanyak 13 sekolah telah mendapatkan fasilitas serupa. Tahun 2026 kami menargetkan enam sekolah tambahan, termasuk MTsN Ambon,” ujarnya.

Adi berharap fasilitas Digital Library tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk melahirkan generasi yang kreatif, inovatif, dan siap menghadapi perkembangan teknologi, termasuk era kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

“Teknologi hanyalah fasilitas. Yang terpenting adalah bagaimana fasilitas ini dimanfaatkan untuk membuka kesempatan, memperluas wawasan, dan mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan,” tuturnya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *