Buka Kampus Yantek, Ramli Malawat Ingatkan Petugas Jaga Integritas Dan Nama Baik Perusahan

  • Bagikan

RadarAmbon.id – Manager PLN UP3 Ambon, Ramli Malawat, resmi membuka kegiatan Kampus Yantek yang diikuti 97 petugas pelayanan teknik (Yantek) PLN Nusa Daya Unit Pelaksana Maluku, dari sejumlah wilayah kerja di Maluku. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balai Diklat Keagamaan, Waiheru, Ambon, Selasa (18/8/2026).

Para peserta berasal dari wilayah Kecamatan Haruku, Kecamatan Saparua, Kecamatan Nusalaut, Pulau Ambon, Manipa, Tonujaya Tahalupu hingga Pulau Tiga. Kampus Yantek digelar selama dua hari dengan mengusung tema “Membangun Kompetensi, Meneguhkan Budaya K3 dan Mewujudkan Layanan Pelanggan Berkelas Dunia.”

Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan atau upskilling kompetensi petugas, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan teknis maupun sikap dan perilaku saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hari pertama diisi dengan pembelajaran teori, sedangkan hari kedua pada Rabu 19 Agustus besok akan menjadidilanjutkan dengan praktik lapangan.

Selain peningkatan kompetensi, para petugas juga menjalani Medical Check Up (MCU) yang melibatkan dokter dari Prodia. Menurut Ramli, pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dalam memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), mengingat petugas Yantek merupakan ujung tombak PLN yang berhadapan langsung dengan kondisi lapangan dan pelanggan.

Dalam sambutannya, Ramli menekankan pentingnya membangun kerja sama yang baik antara PLN dan mitra kerja. Menurutnya, setiap persoalan kelistrikan yang dihadapi masyarakat harus diselesaikan secara bersama-sama dengan mengedepankan profesionalisme dan tanggung jawab.

Ia juga mengingatkan para petugas agar menjaga perilaku dan integritas ketika menjalankan tugas. Ramli secara tegas meminta petugas tidak mengambil uang dari pelanggan dalam bentuk apa pun.

“Jangan ambil uang pelanggan. Itu berdosa dan membuat masyarakat susah. Kalau ada yang melakukan, akan langsung dikeluarkan,” tegas Ramli dalam arahannya.

Ramli mengatakan, dirinya ingin para petugas yang mengikuti Kampus Yantek benar-benar menjadi tenaga yang profesional, disiplin dan bertanggung jawab. Karena itu, selain kemampuan teknis, aspek integritas dan perilaku menjadi perhatian penting dalam proses peningkatan kompetensi.

Ia kemudian mengingatkan lima prinsip yang harus menjadi pegangan petugas dalam bekerja, yakni disiplin, integritas, tanggung jawab, komitmen terhadap perusahaan dan menjadi teladan bagi orang lain.

“Bekerjalah dengan profesional dan penuh tanggung jawab. Jadilah contoh yang baik bagi masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Manager PLN Nusa Daya Unit Pelaksana Maluku, Kurniawal, menjelaskan Kampus Yantek tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis petugas, tetapi juga memperkuat budaya keselamatan kerja.

Menurutnya, petugas Yantek merupakan representasi PLN di lapangan. Cara berpenampilan, penggunaan alat pelindung diri (APD), hingga sikap ketika berinteraksi dengan pelanggan turut menentukan penilaian masyarakat terhadap perusahaan.

“Petugas adalah ujung tombak PLN. Masyarakat akan menilai PLN dari cara kita bekerja, berperilaku, penampilan dan bagaimana kita berinteraksi dengan mereka,” ujarnya.

Kurniawan menekankan bahwa kecepatan menyelesaikan pekerjaan tidak boleh mengesampingkan keselamatan. Setiap pekerjaan harus dilakukan sesuai prosedur keselamatan kerja yang berlaku.

“Tidak ada pekerjaan yang lebih penting atau lebih urgent ketika kita mengabaikan keselamatan. Tidak ada yang lebih penting daripada jiwa manusia,” tegasnya.

Ia berharap setelah mengikuti Kampus Yantek, para petugas dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pekerjaan sehari-hari, sekaligus semakin memperkuat budaya safety dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, PLN berharap peningkatan kompetensi, integritas dan budaya K3 dapat berjalan beriringan sehingga kualitas pelayanan kelistrikan kepada masyarakat semakin baik, aman dan profesional.(*)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *