RadarAmbon.id – Situasi keamanan pascabentrokan antara warga Dusun Katapang dan Dusun Olas, Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, kini berangsur kondusif. Aparat gabungan dari kepolisian dan TNI masih disiagakan di perbatasan kedua dusun untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bentrokan susulan.
Kapolsek Huamual, Luken Soplanit, mengatakan sekitar 100 personel gabungan saat ini ditempatkan di lokasi guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Sekitar 100 personel masih berjaga di perbatasan kedua dusun. Situasi saat ini sudah kondusif,” kata Iptu Luken Soplanit, Sabtu (6/6/2026).
Dalam bentrokan tersebut, sejumlah fasilitas dan kendaraan milik kepolisian mengalami kerusakan. Selain satu unit mobil dinas, sebuah sepeda motor Kawasaki milik anggota Bhabinkamtibmas juga dilaporkan dibakar massa.
“Mobil dinas dan satu unit sepeda motor milik Bhabinkamtibmas ikut dibakar,” ujarnya.
Akibat bentrokan itu, tiga warga dilaporkan mengalami luka-luka. Sementara dua korban yang telah teridentifikasi masing-masing bernama Yasril Awad (31) dan Hairudin Ulatte (44).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bentrokan diduga dipicu oleh persoalan dugaan pelecehan terhadap seorang warga yang belum terselesaikan. Ketegangan yang berlangsung sejak Jumat malam (5/6/2026) kemudian berkembang menjadi bentrokan terbuka hingga Sabtu pagi (6/6/2026).
Peristiwa ini menambah catatan konflik sosial yang belakangan terjadi di wilayah Huamual. Sebelumnya, bentrokan juga pernah terjadi antara warga Dusun Ani dan Dusun Pawae di Desa Lokki, serta antara warga Dusun Tanah Goyang dan Desa Ariate.
Saat ini aparat keamanan masih melakukan pengamanan dan pemantauan di lokasi guna memastikan kondisi tetap aman serta mencegah meluasnya konflik antarwarga.(AAN)






