
RadarAmbon.id – Semarak menyambut gelaran Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kota Ambon. Sejumlah pedagang musiman yang menjual atribut sepak bola, khususnya bendera negara-negara peserta Piala Dunia, mulai bermunculan di berbagai titik strategis di kota tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Fenomena ini terlihat dari banyaknya lapak penjualan atribut yang menghiasi sejumlah ruas jalan di Kota Ambon. Berbagai bendera negara peserta dipajang untuk menarik minat masyarakat dan para penggemar sepak bola yang mulai bersiap menyambut turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Berdasarkan pantauan RadarAmbon di lapangan pada Rabu (10/6/2026), bendera negara-negara unggulan seperti Argentina, Brasil, Belanda, Prancis, Jerman, dan Spanyol menjadi yang paling banyak diminati masyarakat. Tingginya minat tersebut sejalan dengan antusiasme warga yang ingin menunjukkan dukungan kepada tim favorit mereka sejak jauh hari sebelum kompetisi bergulir.
Meningkatnya animo masyarakat juga berdampak pada penjualan atribut sepak bola. Sejumlah warga mulai membeli bendera untuk dipasang di rumah masing-masing, sementara sebagian lainnya memesan bendera berukuran besar yang direncanakan dipasang di lingkungan permukiman maupun lokasi penyelenggaraan nonton bareng selama Piala Dunia berlangsung.
Kondisi tersebut membuat para pedagang optimistis penjualan akan terus meningkat menjelang pembukaan Piala Dunia. Permintaan atribut diperkirakan semakin tinggi seiring mendekatnya jadwal pertandingan dan meningkatnya euforia masyarakat terhadap ajang empat tahunan tersebut.
Anwar, salah satu pedagang atribut sepak bola di kawasan Desa Poka, mengatakan harga bendera yang ditawarkan bervariasi, tergantung ukuran dan jenis bahan yang digunakan. Untuk bendera ukuran standar, ia membanderol harga sekitar Rp65 ribu per lembar. Sementara untuk bendera berukuran besar, harga jualnya mencapai Rp500 ribu per lembar.
“Pembeli mulai ramai dalam beberapa hari terakhir. Yang paling banyak dicari masih bendera negara-negara favorit seperti Argentina dan Brasil,” ujar Anwar kepada RadarAmbon.
Selain bendera, jersey tim nasional juga mulai diburu pembeli. Anwar menjual jersey dengan harga sekitar Rp200 ribu per lembar. Menurutnya, harga tersebut berpotensi meningkat hingga Rp250 ribu per lembar apabila kompetisi memasuki fase delapan besar.
Ia mengaku optimistis momentum Piala Dunia tahun ini akan memberikan keuntungan lebih besar dibandingkan periode penjualan atribut sepak bola sebelumnya. Pasalnya, minat masyarakat terhadap sepak bola di Ambon tergolong tinggi dan selalu meningkat menjelang turnamen besar.
Sebagai kota yang dikenal memiliki banyak penggemar sepak bola, Ambon diperkirakan akan kembali diramaikan berbagai aktivitas pendukung selama Piala Dunia 2026 berlangsung. Momentum pesta sepak bola dunia ini diharapkan tidak hanya menambah semarak suasana kota, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para pedagang musiman yang menjajakan berbagai atribut sepak bola.(MHA)






