Lantik Pengurus DPW NasDem Maluku, Ini Pesan Surya Paloh

  • Bagikan

RadarAmbon.id — Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh menitipkan sejumlah pesan penting kepada jajaran pengurus DPW Partai NasDem Maluku yang baru dilantik.

Pesan tersebut disampaikan melalui Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Saan Mustopa saat melantik Pengurus DPW NasDem Maluku sekaligus membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) II DPW NasDem Maluku yang berlangsung di Pantai Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (27/9/2026).

Selain pelantikan Pengurus DPW NasDem Maluku, dalam kegiatan tersebut juga dilantik Pengurus DPW Petani dan Nelayan NasDem Maluku serta Pengurus Garnita Malahayati Maluku periode 2026-2029.

Saan Mustopa dalam sambutannya mengatakan, Surya Paloh berpesan agar seluruh kader NasDem di Maluku terus memperkuat soliditas, loyalitas dan militansi dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

Menurutnya, tiga hal tersebut menjadi modal utama bagi partai untuk mempertahankan capaian yang telah diraih sekaligus meningkatkan prestasi politik pada Pemilu mendatang.

“Ketua umum menyampaikan mulai saat ini di semua level kepengurusan kita untuk sama-sama merapatkan barisan. Soliditas menjadi hal yang sangat penting untuk terus bergerak,” ujar Saan.

Ia mengatakan, pesan lain dari Surya Paloh adalah seluruh kader harus mampu saling menguatkan, membesarkan hati dan mendukung satu sama lain dalam perjalanan membesarkan Partai NasDem.

“Tidak ada hal yang jauh lebih penting di internal kita selain saling membesarkan hati, saling mendukung dan saling menguatkan di antara seluruh keluarga besar Partai NasDem,” katanya.

Saan menyampaikan, kepengurusan baru di bawah kepemimpinan H. Abdullah Vanath memiliki tugas besar untuk membawa NasDem Maluku semakin berkembang.

Ia mengungkapkan, dirinya mengenal Abdullah Vanath sejak 2010 sebagai rekan seperjuangan politik. Karena itu, ia berharap kehadiran Vanath sebagai Ketua DPW NasDem Maluku mampu membangun kolaborasi dengan seluruh elemen di daerah.

“Ke depan, kehadiran Kakak Vanath harus mampu membangun kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, partai politik sahabat, serta seluruh kekuatan masyarakat yang ada di Maluku untuk bersama-sama membawa Maluku menjadi lebih baik,” ujarnya.

Menurut Saan, berbagai gagasan yang disampaikan Abdullah Vanath terkait pemberdayaan petani, nelayan, ketahanan pangan dan penguatan ekonomi masyarakat harus diwujudkan dalam kerja nyata.
Ia menilai, cita-cita besar membangun Maluku tidak dapat dilakukan hanya dengan satu kekuatan, tetapi membutuhkan komitmen bersama.

Saan juga mengingatkan, NasDem Maluku memiliki modal politik yang cukup besar setelah Pemilu 2024. Partai NasDem berhasil menempati posisi kedua di tingkat provinsi, menempatkan kader sebagai pimpinan DPRD Provinsi Maluku, Ketua DPRD Kota Ambon, serta sejumlah unsur pimpinan legislatif kabupaten/kota.

Namun demikian, ia menegaskan masih terdapat pekerjaan besar, salah satunya mengembalikan kursi DPR RI yang hilang pada Pemilu 2024.

“Tentu tugas utama Kakak Vanath bersama seluruh jajaran adalah bagaimana mengembalikan kursi DPR RI yang hilang. Ini bukan pekerjaan mudah, karena seluruh partai juga akan berkompetisi,” jelasnya.

Karena itu, Saan meminta seluruh kader bekerja keras menghadapi Pemilu 2029.

“Tidak ada kemenangan tanpa kerja keras, tidak ada kemenangan tanpa perjuangan dan tidak ada kemenangan tanpa pengorbanan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW NasDem Maluku, H. Abdullah Vanath menyampaikan komitmennya untuk membawa Partai NasDem semakin dekat dengan masyarakat.

Vanath menjelaskan, pelaksanaan pelantikan di Pantai Liang memiliki makna tersendiri, yakni mendekatkan partai dengan masyarakat sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.
Ia mengatakan, kegiatan politik harus mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, bukan hanya sekadar seremoni.

Dalam kesempatan tersebut, Vanath juga memaparkan sejumlah program strategis, mulai dari penguatan sektor pertanian melalui konsep kebun partai, pengembangan tanaman cabai untuk mendukung pengendalian inflasi, hingga pengolahan pohon aren menjadi produk ekonomi bernilai tambah.

Menurut Vanath, partai politik harus mengambil bagian dalam menjawab persoalan masyarakat, khususnya kemiskinan dan kesejahteraan petani serta nelayan.

“Partai politik tidak hanya berbicara tentang politik, tetapi harus hadir memberikan solusi terhadap persoalan masyarakat,” ujarnya.

Rangkaian pelantikan tersebut juga diwarnai dengan sambutan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa yang dibacakan Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie.

Pemerintah Provinsi Maluku berharap kepengurusan baru NasDem Maluku dapat menjalankan amanah dengan kerja nyata, integritas dan program yang berdampak bagi masyarakat.

Sadali menegaskan, Maluku sebagai provinsi kepulauan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pemerintah, DPRD, partai politik, dunia usaha, perguruan tinggi dan masyarakat sipil.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *