MAN Ambon Seleksi Calon Siswa Baru

  • Bagikan

RadarAmbon.id – Madrasah Aliyah Negeri Ambon mulai melaksanakan proses seleksi Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun Pelajaran 2026/2027. Tahapan seleksi bagi calon siswa baru itu berlangsung selama dua hari, yakni pada 18 hingga 19 Mei 2026.

Ketua PMBM MAN Ambon, Afridal Akbar Hidayat menjelaskan, proses penerimaan diawali dengan sosialisasi ke sejumlah sekolah serta pemanfaatan media sosial untuk menjangkau calon peserta didik. Dalam proses tersebut, panitia membuka jalur pendaftaran secara online maupun offline guna memudahkan akses bagi para pendaftar.

“Setelah proses pendaftaran selesai, panitia mengumumkan hasil seleksi berkas pada 13 Mei 2026. Selanjutnya peserta mengikuti tes pengetahuan umum, seleksi administrasi, serta praktik agama seperti baca tulis Al-Qur’an dan praktik salat,” kata Afridal, Kamis (21/5/26).

Ia menambahkan, hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 23 Mei 2026. Sementara bagi peserta dari luar daerah, seperti Makassar, Jawa dan sejumlah wilayah di luar Pulau Ambon, panitia kembali membuka tahapan pendaftaran pada 10 Juni 2026 dengan pelaksanaan seleksi secara online pada 15 Juni mendatang.

Menurut Afridal, hingga penutupan pendaftaran tahap pertama, jumlah calon siswa yang mendaftar tercatat sebanyak 223 orang. Adapun kuota penerimaan tahun ini mencapai 225 siswa untuk mengisi delapan ruang kelas dengan rasio sekitar 33 siswa per kelas.

Selain jalur reguler, MAN Ambon juga menerima 31 siswa melalui jalur prestasi tanpa mengikuti tahapan seleksi umum. Jalur tersebut diperuntukkan bagi siswa yang memiliki prestasi akademik, non-akademik maupun bidang keagamaan dengan melampirkan sertifikat pendukung.

Afridal menegaskan, hasil seleksi nantinya akan menjadi dasar pemetaan kemampuan siswa, baik akademik maupun kemampuan keagamaan. Pihak sekolah juga menyiapkan program pembinaan tambahan bagi siswa yang masih membutuhkan penguatan materi agar mampu menyesuaikan diri selama mengikuti proses pembelajaran di MAN Ambon.

“Data hasil seleksi akan menjadi dasar pemetaan kemampuan siswa sehingga sekolah dapat menyiapkan langkah pembinaan lanjutan, termasuk kegiatan pendampingan dan penguatan kemampuan keagamaan,” ujarnya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *