RadarAmbon.id – Euforia kemenangan dramatis Timnas Brasil atas Jepang pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 kembali membanjiri Kota Ambon. Ribuan pendukung Selecao turun ke jalan merayakan keberhasilan tim kesayangannya membalikkan keadaan dan memastikan tiket ke babak 16 besar setelah menang 2-1,Selasa 30 Juni 2026 dinihari.
Konvoi kendaraan memadati ruas Jalan Jenderal Sudirman. Iring-iringan sepeda motor dan mobil dengan bendera Brasil berkibar menciptakan lautan warna kuning-hijau. Suara klakson yang bersahutan serta raungan knalpot memenuhi sejumlah ruas jalan, membuat suasana perayaan terasa semarak namun di sisi lain dikeluhkan sebagian warga karena berlangsung hingga waktu istirahat.
Aliken, warga Tanah Rata, berharap para suporter tetap mengedepankan ketertiban saat merayakan kemenangan tim favorit mereka. Menurutnya, pesta kemenangan merupakan hal yang wajar, tetapi jangan sampai mengorbankan kenyamanan masyarakat. “Silakan merayakan kemenangan, tetapi jangan berlebihan dengan geber knalpot karena banyak warga yang sedang beristirahat, termasuk anak-anak dan orang sakit,” ujarnya.
Di atas lapangan, Brasil harus bekerja keras sebelum memastikan kemenangan atas Jepang di Houston Stadium, Amerika Serikat, Selasa dini hari WIB. Selecao sempat dibuat terkejut setelah Kaishu Sano membawa Jepang unggul pada menit ke-29 melalui aksi individu yang memukau. Tertinggal hingga turun minum, Brasil meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua.
Perubahan strategi pelatih Carlo Ancelotti membuahkan hasil. Casemiro menyamakan kedudukan lewat sundulan pada menit ke-54, sebelum tekanan tanpa henti Brasil akhirnya berbuah manis di masa tambahan waktu. Gabriel Martinelli, yang masuk dari bangku cadangan, mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-95 setelah memanfaatkan umpan Bruno Guimaraes.
Kemenangan 2-1 itu memastikan Brasil menyingkirkan Jepang dan melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Selecao kini tinggal menunggu lawan berikutnya, yakni pemenang duel Pantai Gading kontra Norwegia, sementara perjalanan Samurai Biru harus berakhir setelah memberikan perlawanan sengit hingga detik-detik terakhir pertandingan.(*)





