Kontingen Pramuka Santri Nusantara Maluku Resmi Dilepas Ke Malang

  • Bagikan

RadarAmbon.id — Kontingen Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Provinsi Maluku resmi dilepas untuk mengikuti Perkemahan Pramuka Santri Nusantara VI Tahun 2026 di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (24/9/26).

Pelepasan kontingen dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, H. Yamin, dalam acara yang dihadiri jajaran pejabat Kanwil Kemenag Maluku, pimpinan pondok pesantren, pembina, pendamping, orang tua santri serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Yamin menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada para santri yang terpilih mewakili Maluku dalam ajang tingkat nasional tersebut. Menurutnya, keikutsertaan para santri bukan sekadar perjalanan mengikuti kegiatan, tetapi juga membawa nama pesantren, daerah dan keluarga.

“Keikutsertaan kalian bukan sekadar sebuah perjalanan, tetapi sebuah kehormatan dan amanah. Kalian membawa nama pesantren, membawa nama Provinsi Maluku, dan membawa kebanggaan untuk orang tua,” kata Yamin.

Ia mengatakan, santri Maluku memiliki kemampuan dalam ilmu, iman, keterampilan, karakter dan semangat kebangsaan yang dapat bersaing dengan santri dari berbagai daerah di Indonesia.

Yamin juga mengingatkan kembali prestasi santri Darul Qur’an Mubarak Maluku yang berhasil meraih juara umum pada Perkemahan Pesantren Nasional di Depok, Jawa Barat, pada November 2025. Prestasi tersebut, kata dia, harus menjadi motivasi bagi kontingen Maluku untuk kembali menunjukkan kemampuan pada PPSN VI tahun ini.

“Prestasi tahun 2025 hendaknya tidak hanya kita kenang sebagai sebuah kebanggaan, tetapi juga kita jadikan sebagai motivasi dan energi positif untuk kembali mengukir prestasi,” ujarnya.

PPSN VI Tahun 2026 mengusung tema Ekoteologi dengan semangat “Santri Indonesia Menjaga Alam”. Untuk kontingen Maluku, semangat tersebut dimaknai melalui pesan “Merawat Alam, Menyatu dalam Kebersamaan”.

Menurut Yamin, menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab keagamaan dan kemanusiaan. Karena itu, para santri diharapkan tidak hanya berkompetisi, tetapi juga membawa semangat kepedulian terhadap lingkungan ketika kembali ke pesantren, keluarga dan masyarakat.

Selain isu lingkungan, PPSN VI juga membawa kampanye antikekerasan, antiekstremisme, kesehatan, serta penguatan lingkungan pendidikan yang aman, damai, sehat dan penuh kasih sayang melalui konsep pesantren ramah anak.

Yamin berpesan kepada para santri agar menjaga akhlak, kesehatan dan nama baik Maluku selama mengikuti kegiatan. Ia juga meminta peserta menjunjung tinggi sportivitas dan adab dalam setiap perlombaan.

“Bertandinglah dengan penuh percaya diri, tetapi tetap rendah hati. Raihlah prestasi dengan menjunjung tinggi sportivitas dan adab,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kanwil Kemenag Maluku, H. Abdul Karim Rahantan, dalam laporannya mengatakan, PPSN VI menjadi momentum untuk membentuk generasi santri yang tidak hanya memiliki kemampuan kepramukaan, tetapi juga berakhlak, mandiri, mampu bekerja sama, memiliki jiwa kepemimpinan, cinta tanah air dan peduli lingkungan.

“Kontingen Provinsi Maluku hadir bukan sekadar untuk mengikuti kegiatan, tetapi untuk belajar, bersaudara, berkarya, mengabdi dan membawa semangat Maluku untuk Indonesia,” katanya.

Abdul Karim menjelaskan, kontingen Maluku ditetapkan melalui Keputusan Kepala Kanwil Kemenag Maluku Nomor 889 tanggal 21 September 2026 tentang Penetapan Kontingen Provinsi Maluku pada PPSN VI Tahun 2026.

Kontingen Maluku berjumlah 22 orang, terdiri atas dua panitia Kanwil, dua pimpinan kontingen daerah, dua pembina pendamping dan 16 peserta pramuka santri. Seluruh peserta santri berasal dari Pondok Pesantren Darul Qur’an Mubarak Maluku Tengah.

Dalam PPSN VI, kontingen Maluku akan mengikuti 11 mata lomba, yakni Karnaval Nusantara, Kuliner Nusantara, Pionering Nusantara, Devile Barisan, Kontingen Terbaik, Kontingen Teraktif, Kontingen Terfavorit, Tenda K3 (Keselamatan, Kesehatan dan Kerapihan), Got Talent, Teknologi Tepat Guna serta Yel-yel Terbaik.

Kontingen dijadwalkan berangkat dari Ambon melalui Pelabuhan Yos Sudarso pada Sabtu, 26 September 2026 menggunakan KM Labobar. Kontingen diperkirakan tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Selasa, 29 September 2026, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Malang menggunakan bus yang disiapkan panitia PPSN.

Kegiatan PPSN VI berlangsung pada 30 September hingga 6 Oktober 2026 di Lapangan Utama Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Seluruh pembiayaan kegiatan kontingen Maluku dibebankan pada Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama RI Tahun Anggaran 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Yamin secara resmi melepas Kontingen Pramuka Santri Nusantara VI Provinsi Maluku untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Malang.

“Maluku bisa, santri Maluku bisa,” tegas Yamin.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *