Pimpin HKTI Maluku, Lewerissa Bidik Transformasi Pertanian dan Kesejahteraan Petani

  • Bagikan

RadarAmbon.id, Ambon – Sektor pertanian Maluku menjadi salah satu perhatian utama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa setelah dirinya resmi dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Maluku periode 2026–2031.

Dengan mandat baru tersebut, Lewerissa menegaskan HKTI Maluku akan diarahkan menjadi wadah perjuangan petani sekaligus mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendorong kesejahteraan masyarakat tani di daerah kepulauan.

Hal itu disampaikan Lewerissa saat memberikan sambutan usai pelantikan Pengurus DPD HKTI Provinsi Maluku periode 2026–2031 yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku, Ambon, Minggu (20/9/2026).

Kepengurusan tersebut dikukuhkan berdasarkan Keputusan Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Nomor: KEP-048/DPN HKTI/IX/2026 tentang Susunan dan Personalia DPD HKTI Provinsi Maluku Periode 2026–2031.

Menurut Lewerissa, kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin HKTI Maluku bukan sekadar amanah organisasi, melainkan tanggung jawab besar untuk memperjuangkan kepentingan petani dan menghadirkan perubahan bagi sektor pertanian daerah.

“Bagi saya, amanah sebagai Ketua DPD HKTI Provinsi Maluku bukan sekadar jabatan, tetapi merupakan tanggung jawab untuk mengabdi dan memperjuangkan kepentingan petani serta kemajuan pertanian di Maluku,” ujar Lewerissa.

Ia mengatakan, HKTI Maluku akan mengambil peran dalam mendukung berbagai kebijakan pemerintah, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan serta pengembangan hilirisasi komoditas pertanian agar memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Lewerissa menyebut terdapat sejumlah agenda strategis yang akan menjadi fokus HKTI Maluku ke depan. Di antaranya meningkatkan kesejahteraan petani melalui penguatan nilai tambah hasil pertanian, mendorong penerapan inovasi dan teknologi pertanian yang sesuai dengan karakteristik wilayah kepulauan, serta memperkuat pangan lokal sebagai bagian dari ketahanan pangan daerah.

Selain itu, HKTI Maluku juga akan mendorong keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian, sekaligus membangun kerja sama dengan berbagai pihak seperti pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, perbankan, penyuluh pertanian dan kelompok tani.

“Kita harus menjadikan HKTI sebagai rumah besar petani, wadah perjuangan, dan mitra strategis dalam membangun pertanian Maluku. Dengan kebersamaan dan kerja nyata, kita wujudkan petani kuat, pertanian maju, pangan berdaulat untuk Indonesia dan Maluku pung bae,” tegasnya.

Lewerissa berharap seluruh jajaran pengurus HKTI Maluku periode 2026–2031 mampu menjalankan amanah organisasi dengan semangat kolaborasi dan kerja nyata, sehingga keberadaan HKTI benar-benar memberikan manfaat bagi petani di seluruh wilayah Maluku.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua Umum DPN HKTI Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA, Wakil Ketua Umum DPN HKTI Raden Suroyo Junior, S.P., M.Si., Sekretaris Umum Koperasi HKTI Mario Viera, unsur Forkopimda Provinsi Maluku, pimpinan DPRD Provinsi Maluku, Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Wakil Wali Kota Ambon, Sekretaris Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat, Kepala KPPG Wilayah Maluku-Malut, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, pengurus DPD dan DPC HKTI kabupaten/kota, penyuluh pertanian, pemuda tani, serta kelompok tani. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *