RadarAmbon.id – Sebanyak 1.400 siswa SMA Negeri 13 Ambon bersama guru, tenaga kependidikan, alumni, serta unsur pendukung lainnya akan memeriahkan Parade Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus HUT ke-21 SMAN 13 Ambon, Sabtu (15/8/2026).
Kepala SMAN 13 Ambon, Soleman Ahmad mengatakan, rangkaian peringatan HUT RI dan ulang tahun sekolah telah dimulai melalui kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) sejak 10 Agustus 2026 dan akan ditutup pada 15 Agustus 2026.
“Berbagai lomba dilaksanakan, baik untuk siswa maupun guru. Untuk siswa ada lomba tarik tambang, dance, ranking satu, serta gawang mini. Sementara guru dan tenaga kependidikan juga ikut berpartisipasi melalui lomba paduan suara, solo vokal, hingga tarik tambang,” ujarnya, Jumat (14/8/26).
Menurutnya, puncak kegiatan akan ditandai dengan Parade 17Agustus yang melibatkan seluruh siswa berjumlah sekitar 1.400 orang, ditambah 142 guru dan tenaga kependidikan, perwakilan alumni, serta anggota Paskibraka.
Parade tersebut akan dimulai dari lingkungan SMAN 13 Ambon menuju kawasan Jembatan Merah Putih (JMP), kemudian berputar balik dan kembali ke sekolah. Setelah parade, panitia akan menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba dan pertandingan yang telah digelar.
Soleman menjelaskan, puncak perayaan HUT RI akan dilaksanakan pada 17 Agustus 2026 melalui upacara bendera di sekolah. Kegiatan tersebut akan dihadiri seluruh warga sekolah, perwakilan siswa setiap kelas, guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, pengurus alumni, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para sesepuh SMAN 13 Ambon, termasuk mantan kepala sekolah dan mantan guru.
“Setelah upacara akan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama seluruh komponen sekolah sebagai bentuk kebersamaan dalam merayakan HUT Kemerdekaan dan HUT sekolah,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh peserta akan mengenakan pakaian sesuai agenda kegiatan. Pada parade, siswa menggunakan seragam olahraga, drumband tampil dengan atribut olahraga, sementara guru dan pegawai mengenakan busana bernuansa merah putih. Saat upacara, siswa memakai seragam putih abu-abu, sedangkan guru penggerak menggunakan pakaian nasional.
Soleman menyebut, usia 21 tahun menjadi momentum penting bagi SMAN 13 Ambon untuk terus berkembang. Dengan capaian akreditasi A, sekolah tersebut dinilai telah berada pada fase matang dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi peserta didik.
“Momentum ulang tahun sekolah ini menjadi refleksi untuk terus menjaga prestasi dan memperkuat kebersamaan seluruh keluarga besar SMAN 13 Ambon,” tutupnya.(*)





