Kepala Kemenag Malteng Buka Penguatan Literasi Bagi Guru MIN 5 Malteng

  • Bagikan
Kepala Kemenag Malteng, Abdul Gani Wael memberikan arahan pada giat FGD MIN 5 Malteng, Jumat 17 Juli 2026

RadarAmbon.id – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maluku Tengah, Abdul Gani Wael, secara resmi membuka kegiatan Penguatan Literasi dan Perangkat Pembelajaran bagi guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Maluku Tengah di Tulehu, Kecamatan Salahutu, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) ini diikuti seluruh guru MIN 5 Maluku Tengah sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik dalam bidang literasi sekaligus memperkuat kualitas perangkat pembelajaran menghadapi Tahun Pelajaran 2026/2027.

Dalam sambutannya, Abdul Gani Wael menyampaikan apresiasi kepada Kepala MIN 5 Maluku Tengah beserta seluruh jajaran yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, penguatan literasi tidak dapat berjalan tanpa kerja sama seluruh unsur pendidikan, mulai dari kepala madrasah, guru hingga peserta didik.

“Literasi membutuhkan kerja keras semua pihak. Kepala madrasah harus menyiapkan kebijakan dan fasilitas, guru menjadi pelaksana utama proses pembelajaran, sementara siswa menjadi subjek yang harus terus didorong agar memiliki budaya membaca, berpikir, dan berkarya,” ujarnya.

Ia menegaskan, lingkungan belajar juga harus mendukung tumbuhnya budaya literasi. Ruang kelas, kata dia, perlu didesain dengan inovatif sehingga mampu menghadirkan suasana belajar yang nyaman dan mendorong kreativitas peserta didik.

Selain penguatan literasi, Abdul Gani Wael juga mengingatkan pentingnya penyusunan perangkat pembelajaran yang berkualitas. Menurutnya, perangkat pembelajaran bukan sekadar dokumen administrasi, tetapi menjadi pedoman utama dalam mewujudkan proses belajar mengajar yang efektif.

“Guru harus serius menyiapkan perangkat pembelajaran dengan berbagai inovasi. Sesuatu yang selama ini sudah dilakukan perlu terus diperbarui agar sesuai dengan perkembangan dunia pendidikan dan kebutuhan peserta didik,” katanya.

Ia juga mendorong seluruh madrasah di Maluku Tengah untuk terus meningkatkan capaian literasi melalui pelaporan berbasis aplikasi nasional. Dengan demikian, perkembangan literasi setiap madrasah dapat dinilai secara objektif hingga mampu keluar dari kategori rendah menuju kategori terbaik secara nasional.

“Kami berharap seluruh madrasah di Maluku Tengah mampu mencapai zona hijau literasi. Itu membutuhkan komitmen, kerja keras, inovasi, serta sinergi seluruh tenaga pendidik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala MIN 5 Maluku Tengah, Dahlan Gazam, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut hasil Kelompok Kerja Guru (KKG) yang sebelumnya dilaksanakan bersama madrasah-madrasah di Kecamatan Salahutu.

Menurutnya, kegiatan difokuskan pada pendalaman literasi, penyusunan perangkat pembelajaran sesuai ketentuan terbaru, serta penguatan implementasi Kurikulum Merdeka yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter dan Profil Pelajar Pancasila serta karakter madrasah.

“Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi benar-benar menghasilkan aksi nyata. Setelah FGD, guru akan menyusun perangkat pembelajaran, dilanjutkan dengan micro teaching sehingga kesiapan mereka menghadapi Tahun Pelajaran 2026/2027 dapat diukur secara objektif,” jelas Dahlan.

Ia berharap seluruh guru MIN 5 Maluku Tengah memiliki kemampuan teknis yang lebih baik dalam menyusun perangkat pembelajaran, mengambil keputusan profesional dalam proses belajar mengajar, serta mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

Dahlan juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kemenag Maluku Tengah yang telah memberikan motivasi dan arahan kepada seluruh tenaga pendidik. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi para guru untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam membina generasi penerus bangsa di madrasah.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *