RadarAmbon.id – AMBON, UPAYA pencarian terhadap nelayan asal Desa Seilale, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Raymono Kailola (57), berakhir dengan kabar baik. Setelah sempat dilaporkan hilang saat melaut, Raymono ditemukan dalam kondisi selamat oleh nelayan di sekitar Perairan Larike, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIT.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon, Muhamad Arafah, menjelaskan, korban berangkat melaut pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIT menggunakan longboat bermesin katinting untuk mencari ikan di sekitar Perairan Tanjung Nusaniwe.
Namun hingga malam hari, Raymono tidak kembali ke rumah. Keluarga yang khawatir kemudian melakukan pencarian secara mandiri, tetapi hasilnya nihil. Laporan kehilangan selanjutnya disampaikan kepada Basarnas Ambon untuk meminta bantuan pencarian.
Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Ambon pada Minggu pagi langsung bergerak menuju lokasi menggunakan Rescue Boat (RBB). Operasi pencarian difokuskan di sekitar Perairan Tanjung Nusaniwe pada koordinat 3°59.547’S – 128°19.004’E atau sekitar 31 mil laut dari Dermaga BRIN Ambon.
Saat proses pencarian berlangsung, tim menerima kabar bahwa korban telah ditemukan oleh nelayan yang melintas di sekitar Perairan Larike.
“Korban ditemukan sekitar pukul 10.30 WIT di Perairan Larike oleh nelayan setempat dalam keadaan selamat,” ujar Arafah, Senin (13/7/2026).
Korban diketahui berada pada koordinat 4°10’27.36″S – 127°55’23.36″E atau sekitar 26 mil laut dari Desa Larike.
Arafah menjelaskan, insiden tersebut terjadi setelah mesin katinting yang digunakan korban mengalami kerusakan sehingga longboat kehilangan tenaga dan hanyut terbawa arus.
Beruntung, nelayan yang menemukan Raymono turut memberikan bantuan berupa satu unit mesin katinting pengganti sehingga korban dapat melanjutkan perjalanan kembali ke Desa Seilale.
Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, Basarnas Ambon resmi mengakhiri operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian dikembalikan ke satuan masing-masing setelah operasi dinyatakan selesai. (*)





