Pencabutan Papan Larangan Bangun di Lahan Sengketa Picu Ketegangan Warga Hatusua dan Kairatu

  • Bagikan

RadarAmbon.id – Ketegangan sempat terjadi antara warga Desa Hatusua dan Desa Kairatu, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Sabtu (13/6/2026) pagi. Kedua kelompok warga bahkan nyaris terlibat bentrokan di lokasi sengketa sebelum berhasil diredam aparat keamanan.

Insiden bermula dari pemasangan papan larangan melakukan aktivitas pembangunan di lahan yang menjadi objek sengketa antara kedua desa. Papan tersebut dipasang oleh warga Desa Hatusua di area yang juga diklaim sebagai wilayah milik Desa Kairatu.

Keberadaan papan larangan itu memicu reaksi warga Desa Kairatu yang kemudian mencabutnya. Aksi pencabutan tersebut diketahui warga Hatusua yang selanjutnya mendatangi lokasi.

Kedatangan warga dari kedua desa menyebabkan konsentrasi massa di kawasan sengketa dan memicu ketegangan. Situasi sempat memanas ketika kedua kelompok warga saling berhadapan di lokasi.

Aparat TNI dan Polri yang telah berada di tempat kejadian segera melakukan pengamanan serta upaya mediasi. Berkat langkah cepat aparat, bentrokan fisik berhasil dihindari dan situasi dapat dikendalikan.

Hingga pukul 14.45 WIT, massa dari kedua desa mulai membubarkan diri dan kembali ke wilayah masing-masing. Kondisi di lokasi dilaporkan berangsur kondusif, meski aparat keamanan masih melakukan pemantauan guna mencegah potensi gangguan keamanan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Seram Bagian Barat, Ipda Asep Soissa, belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui sambungan telepon hingga berita ini diturunkan belum memperoleh tanggapan.(AAN)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *