Kanwil Kemenhaj Maluku Perkuat Tata Kelola Organisasi

  • Bagikan

RadarAmbon.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku, H. Djumadi Waly, membuka kegiatan Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029, Pengelolaan Arsip, Persuratan, dan Dokumentasi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku di Kamari Hotel, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) serta penandatanganan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Dalam sambutannya, H. Djumadi Waly menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki nilai strategis karena mencakup berbagai aspek penting penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari pengelolaan anggaran, penguatan integritas aparatur, perencanaan pembangunan organisasi, hingga pengelolaan administrasi dan dokumentasi kelembagaan.

“DIPA bukan sekadar dokumen anggaran, tetapi merupakan amanah negara yang harus dikelola secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel untuk mendukung pencapaian target kinerja organisasi serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap seluruh satuan kerja dapat memanfaatkan anggaran yang telah dialokasikan secara optimal, tepat sasaran, dan berorientasi pada hasil. Setiap program dan kegiatan, lanjutnya, harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas layanan haji dan umrah di Provinsi Maluku.

Selain itu, penandatanganan Pakta Integritas menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen aparatur dalam menjunjung tinggi nilai kejujuran, profesionalisme, akuntabilitas, dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing.

“Integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Djumadi juga menyoroti pentingnya penyusunan Renstra 2025–2029 sebagai dokumen perencanaan yang akan menjadi pedoman pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi selama lima tahun ke depan. Menurutnya, penyusunan Renstra harus dilakukan secara cermat, partisipatif, berbasis data, serta mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Ia berharap seluruh peserta dapat memberikan kontribusi pemikiran terbaik sehingga dokumen Renstra yang dihasilkan benar-benar berkualitas, realistis, dan implementatif dalam mendukung pembangunan bidang haji dan umrah di Maluku.

Selain aspek perencanaan, kegiatan ini juga memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan arsip, persuratan, dan dokumentasi. Ketiga aspek tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung tertib administrasi serta tata kelola organisasi yang baik.

Menurutnya, pengelolaan arsip yang tertata akan memudahkan penyimpanan dan pemanfaatan informasi sebagai dasar pengambilan keputusan. Sementara itu, persuratan yang dikelola secara profesional dapat meningkatkan efektivitas komunikasi kedinasan, dan dokumentasi yang baik menjadi rekam jejak pelaksanaan program sekaligus sarana akuntabilitas lembaga kepada masyarakat.

Di era digital saat ini, pengelolaan arsip, persuratan, dan dokumentasi tidak lagi dipandang sebagai pekerjaan administratif semata, melainkan bagian penting dalam mendukung transformasi birokrasi dan pelayanan publik yang modern.

Mengakhiri sambutannya, H. Djumadi Waly mengajak seluruh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten/Kota se-Maluku beserta jajaran untuk terus memperkuat sinergi, kolaborasi, dan semangat kerja bersama demi mencapai target organisasi secara optimal.

“Kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kinerja organisasi, memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, serta menghadirkan pelayanan haji dan umrah yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku optimistis dapat mendukung terwujudnya Tri Sukses Penyelenggaraan Haji, yaitu sukses penyelenggaraan, sukses ekonomi umat, dan sukses peradaban, demi kemaslahatan masyarakat secara luas.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *