RadarAmbon.id – Anggota DPD RI, Nono Sampono meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Hollo, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (7/5/2026). dalam rangkaian kunjungan reses tahun 2026 di Kota Masohi.
Dalam kunjungan tersebut, Nono Sampono melihat secara langsung perkembangan proyek yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, khususnya kategori desil satu dan dua. Di lokasi proyek, ia juga menerima pemaparan terkait tahapan pembangunan dari pihak pelaksana.
Berdasarkan laporan yang disampaikan, pembangunan Sekolah Rakyat dimulai sejak Januari 2026 dan saat ini progresnya telah mencapai sekitar 31 persen. Sekolah tersebut nantinya diproyeksikan mampu menampung sekitar 250 siswa mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA.
Selain gedung sekolah, proyek ini juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti asrama siswa putra dan putri, rumah susun guru, sarana ibadah, pos keamanan, guest house, hingga fasilitas pendukung lainnya. Lokasi pembangunan berada di Kompleks Banda Lama Kilometer 12, Kelurahan Hollo, Kecamatan Amahai.
Dalam kesempatan itu, Nono Sampono menyampaikan apresiasi terhadap program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat karena dinilai memberikan peluang pendidikan bagi anak-anak kurang mampu.
“Program ini sangat bagus karena memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga miskin ekstrem untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Saya memberikan apresiasi atas program Presiden RI ini,” ujar Nono.
Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat di Maluku Tengah diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat kurang mampu sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Usai meninjau pembangunan Sekolah Rakyat, Nono Sampono juga mengunjungi lokasi pengeboran untuk rencana pembangunan Pembangkit Listrik Bio Termal berkapasitas 25 Mega Watt di Desa Banda Baru Kilometer 14, Kabupaten Maluku Tengah.(*)






