RadarAmbon.id — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Ambon memastikan pembangunan dan renovasi Terminal Penumpang Pelabuhan Yos Sudarso Ambon terus berjalan dengan mengedepankan peningkatan pelayanan serta penyediaan fasilitas yang lebih ramah bagi seluruh pengguna jasa.
Proses pembangunan tersebut mencakup perbaikan fasilitas lama maupun pembangunan sarana baru yang disesuaikan dengan standar terminal penumpang modern, termasuk penyediaan akses yang lebih mudah bagi masyarakat berkebutuhan khusus, lansia, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak.
General Manager PT Pelindo Regional 4 Ambon, Zahlan, mengatakan pihaknya menyadari pekerjaan konstruksi yang sementara berlangsung dapat berdampak terhadap kenyamanan pengguna jasa. Namun, Pelindo telah menyiapkan langkah antisipasi agar pelayanan kepada penumpang tetap berjalan dengan baik.
“Kalau ada yang membutuhkan akses khusus, kami siapkan petugas yang turun langsung membantu. Karena dalam pekerjaan proyek, jangankan masyarakat berkebutuhan khusus, orang normal sekalipun pasti ada hambatan ketika melewati area pembangunan,” ujar Zahlan, Rabu (30/9/26).
Menurutnya, selama proses renovasi berlangsung, Pelindo juga menyiapkan petugas maupun kendaraan operasional untuk membantu penumpang yang membutuhkan pendampingan menuju terminal maupun area dermaga.
“Memang ada pekerjaan fisik seperti galian dan penataan jalur yang sementara berlangsung. Tetapi kami tetap menyediakan solusi agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan,” katanya.
Zahlan menjelaskan, renovasi Terminal Penumpang Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dilakukan karena fasilitas yang ada membutuhkan penyesuaian dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dan standar pelayanan saat ini.
Ia menyebut, bangunan terminal yang telah berusia puluhan tahun perlu mendapatkan pembenahan agar mampu memberikan kenyamanan dan keamanan yang lebih baik bagi pengguna jasa.
“Bukan berarti fasilitas yang ada tidak diperhatikan, tetapi standar fisik bangunan memang perlu ditingkatkan. Melalui pembangunan ini, kita mengikuti ketentuan agar tersedia akses kemudahan bagi seluruh masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, salah satu fokus pembangunan adalah menghadirkan fasilitas aksesibilitas yang lebih baik, seperti jalur khusus, toilet yang memenuhi standar, serta sarana pendukung lainnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Terkait kondisi akses selama pembangunan, ia meminta masyarakat untuk memahami adanya penyesuaian jalur masuk maupun pergerakan di area pelabuhan karena pekerjaan konstruksi masih berlangsung.
“Pekerjaan ini masih berjalan dan ada beberapa bagian yang belum finishing. Kami berharap masyarakat memahami kondisi sementara ini. Setelah selesai, fasilitas yang dibangun akan memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi seluruh penumpang,” tandasnya.(*)





