BULA – Di kawasan timur Pulau Seram, terdapat sebuah pulau kecil yang menyimpan pesona alam dan kekayaan budaya yang memikat. Air lautnya yang jernih membiru, pantai yang tenang, serta gugusan pulau-pulau kecil di sekitarnya berpadu dengan jejak sejarah, tradisi masyarakat, kuliner khas, dan produk UMKM yang menjadi identitas Pulau Geser, Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Selama bertahun-tahun, seluruh kekayaan itu seolah hanya dinikmati masyarakat setempat. Padahal, Pulau Geser memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Maluku, bahkan Indonesia bagian timur.
Kini, harapan itu mulai menemukan jalannya. Pemerintah Negeri Geser bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan elemen pemuda bersepakat menyatukan langkah membangun pariwisata berbasis masyarakat. Komitmen tersebut menjadi titik awal untuk mengubah potensi yang selama ini tersimpan menjadi kekuatan ekonomi baru bagi warga.
Kesepakatan itu lahir dalam pertemuan di Kantor Negeri Geser, Selasa (28/7/2026). Bagi mereka, pariwisata bukan sekadar menghadirkan wisatawan, tetapi juga membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa meninggalkan jati diri daerah.
Penjabat Negeri Geser, Suilani Kelian, meyakini Pulau Geser memiliki semua unsur yang dibutuhkan untuk menjadi destinasi wisata berkarakter. Keindahan alam berpadu dengan kekayaan budaya dan sejarah yang masih terjaga menjadi modal besar untuk dikembangkan.
“Potensi ini menjadi modal besar untuk mendorong Pulau Geser tampil sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Seram Bagian Timur,” ujar Kelian kepada wartawan di Bula, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, membangun pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan panorama alam. Pemerintah negeri akan terus memperkuat dukungan melalui kebijakan, pembangunan sarana dan prasarana, serta memperluas sinergi dengan Pemerintah Kabupaten SBT, dunia usaha, lembaga pendidikan, hingga seluruh lapisan masyarakat.
Di saat yang sama, Pokdarwis diharapkan menjadi penggerak utama di lapangan. Mulai dari menjaga kebersihan kawasan wisata, meningkatkan kualitas homestay, menyiapkan paket-paket wisata yang menarik, hingga memperkenalkan Pulau Geser kepada wisatawan dari berbagai daerah.
Generasi muda pun dipandang memiliki peran yang tidak kalah penting. Di era digital, kreativitas anak-anak muda dalam membuat konten, mempromosikan destinasi melalui media sosial, mendokumentasikan kekayaan budaya, hingga menggelar berbagai kegiatan budaya diyakini mampu memperluas daya tarik Pulau Geser ke mata dunia.
“Tujuan akhirnya bukan sekadar meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi menghadirkan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat melalui homestay, kuliner lokal, jasa transportasi laut, pemandu wisata, kerajinan, hingga berbagai usaha produktif lainnya,” katanya.
Ketua Pokdarwis Pulau Geser, Raisno Effendy Rumalutur, mengingatkan bahwa berkembangnya sektor pariwisata harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam dan mempertahankan identitas budaya masyarakat.
Baginya, kebersihan pantai, pengelolaan sampah, perlindungan ekosistem laut, hingga pelestarian adat dan tradisi merupakan fondasi utama agar Pulau Geser tumbuh sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan dan tetap memiliki karakter.
Karena itu, sejumlah program telah disiapkan. Mulai dari pengembangan wisata bahari dan wisata sejarah, peningkatan kualitas homestay, pelatihan pemandu wisata dan bahasa Inggris, penguatan UMKM lokal, penyelenggaraan festival budaya dan kuliner, hingga promosi digital yang lebih masif.
Semua langkah itu bermuara pada satu harapan, yakni menjadikan Pulau Geser tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena masyarakatnya yang mampu mengelola potensi tersebut menjadi sumber kesejahteraan.
“Kolaborasi ini adalah investasi untuk masa depan Pulau Geser. Jika pemerintah, Pokdarwis, pemuda, dan masyarakat terus berjalan bersama, Pulau Geser memiliki peluang besar menjadi destinasi wisata berkarakter yang tidak hanya dikenal luas, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya. (DIK/RIO)





