RadarAmbon.id — SMP Negeri 2 Ambon terus berupaya meningkatkan prestasi peserta didik melalui program pembinaan khusus. Salah satu langkah yang disiapkan sekolah yakni membentuk Group Olimpiade sebagai wadah pengembangan potensi siswa di bidang akademik maupun nonakademik.
Kepala SMP Negeri 2 Ambon, Elfi Suatrat mengatakan, program tersebut akan mulai dibentuk pada Agustus 2026. Menurutnya, keberadaan Group Olimpiade menjadi terobosan baru karena sebelumnya sekolah belum memiliki kelas atau kelompok khusus untuk pembinaan siswa berprestasi.
“SMPN 2 Ambon akan membentuk Group Olimpiade. Sebab, tahun-tahun sebelumnya kelas khusus seperti ini belum ada, sehingga tahun ini kita akan mulai bentuk,” ujar Elfi kepada media ini, Jumat (31/7/26).
Ia menjelaskan, siswa yang tergabung dalam Group Olimpiade nantinya merupakan peserta didik yang telah melalui proses seleksi. Seleksi dilakukan agar sekolah memiliki siswa-siswi yang benar-benar siap dan mampu mewakili sekolah dalam berbagai ajang perlombaan.
“Para siswa dari Group Olimpiade ini akan disaring atau diseleksi. Setelah itu mereka akan dibekali secara maksimal sehingga ketika ada kegiatan seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) maupun lomba lainnya, sekolah sudah memiliki peserta yang siap,” jelasnya.
Elfi menegaskan, pembentukan kelompok tersebut bertujuan agar proses pencarian peserta lomba tidak dilakukan secara mendadak, melainkan melalui pembinaan berkelanjutan.
“Jadi bukan hanya asal memilih peserta, tetapi anak-anak ini sudah dipersiapkan sejak awal sehingga lebih matang ketika mengikuti kompetisi,” katanya.
Selain fokus pada bidang akademik, SMPN 2 Ambon juga terus memperkuat pengembangan bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler. Beberapa kegiatan yang berjalan di antaranya basket, bola voli, dan karate.
Sementara untuk kegiatan nonakademik lainnya, sekolah juga berupaya menghidupkan kembali ekstrakurikuler drum band yang sebelumnya sempat vakum.
“Kita fokus pada akademik dan nonakademik. Untuk nonakademik, program ekstrakurikuler terus kita kembangkan, termasuk membangkitkan kembali drum band sebagai salah satu kegiatan siswa,” pungkas Elfi.(*)





