RadarAmbon.id – Suasana kawasan BKB Matraman hingga Tambak, Jakarta, berubah mencekam setelah bentrokan antar kelompok terjadi pada Minggu (26/7/2026) siang. Insiden yang melibatkan sejumlah massa tersebut menelan korban jiwa, dengan dua orang yang diduga berasal dari Ambon meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat.
Peristiwa itu terjadi mulai sekitar pukul 10.40 WIB hingga 12.00 WIB, meliputi kawasan BKB Matraman sampai Ujung Jalan Tambak, tepatnya di depan Gereja Imanuel. Selain korban jiwa, bentrokan juga menyebabkan empat unit sepeda motor terbakar dalam situasi yang sempat tidak terkendali.
Informasi awal menyebutkan, kericuhan diduga dipicu aksi perusakan terhadap sebuah warung milik warga di sekitar BKB Matraman. Kejadian tersebut kemudian memancing reaksi warga hingga terjadi aksi saling kejar yang berujung benturan fisik antar kelompok.
Situasi semakin memanas ketika massa bertemu di kawasan Ujung Jalan Tambak. Bentrokan berlangsung cukup lama sebelum akhirnya aparat kepolisian turun tangan dan melakukan pengamanan untuk menghentikan keributan.
Akibat kejadian tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat dan mendapatkan penanganan. Aparat kini masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian serta pihak-pihak yang terlibat dalam bentrokan tersebut.
Pasca kejadian, kondisi wilayah Tambak berangsur kondusif. Sejumlah unsur pemerintah dan masyarakat turut melakukan pemantauan bersama aparat keamanan, di antaranya pihak Kelurahan Pegangsaan, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Ketua RW dan RT setempat, Satpol PP, Karang Taruna, PPSU, petugas pemadam kebakaran, hingga layanan medis.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Penanganan kasus masih berjalan guna mengungkap penyebab utama bentrokan yang menimbulkan korban tersebut.(*)





