RadarAmbon.id – Kekalahan mengejutkan Brasil dari Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 memicu euforia di Kota Ambon. Bukan pendukung Norwegia yang mendominasi jalanan, melainkan para suporter tim-tim rival Brasil yang turun merayakan tersingkirnya tim berjuluk Selecao tersebut dengan konvoi di sejumlah ruas jalan.
Tak lama setelah peluit panjang berbunyi, iring-iringan kendaraan roda dua memasuki kawasan depan Maluku City Mall hingga Jalan Jembatan Merah Putih (JMP), Senin (6/7/2026). Para peserta konvoi membawa bendera Argentina, Spanyol, Portugal, Maroko, Prancis, dan sejumlah negara lain. Aksi mereka langsung menyita perhatian warga yang melintas .
Sejumlah peserta konvoi bahkan membawa bendera Brasil dan koper yang dibalut kain berwarna hijau-kuning khas Selecao. Keduanya diseret sepanjang jalan sebagai bentuk selebrasi atas gugurnya Brasil dari turnamen. Tak hanya itu, beberapa peserta juga mengangkat poster bertuliskan “Pindah Fans” dan “Jual Tiket Murah for Brazil”, yang ditunjukkan kepada para pengguna jalan sambil disambut sorak-sorai peserta konvoi lainnya.
Dalam aksinya, para suporter rival Brasil juga melontarkan ajakan secara simbolis kepada pendukung Selecao di Ambon agar mengalihkan dukungan kepada tim yang masih bertahan di Piala Dunia 2026.
Berbeda dengan laga-laga Brasil sebelumnya yang selalu dipenuhi lautan pendukung berbaju kuning, suasana pasca pertandingan kali ini justru tampak lengang. Pantauan RadarAmbon.id di kawasan Maluku City Mall hingga Jembatan Merah Putih menunjukkan tidak terlihat konvoi besar dari pendukung Brasil. Jalanan yang biasanya dipenuhi klakson, nyanyian, dan kibaran bendera Selecao berubah sunyi setelah tim favorit mereka harus angkat koper lebih awal.
Di atas lapangan, Norwegia memastikan tiket perempat final setelah menundukkan Brasil 2-1 di MetLife Stadium, Amerika Serikat. Erling Haaland tampil sebagai bintang dengan mencetak dua gol pada menit ke-79 dan menit ke-90. Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Neymar pada masa injury time setelah sebelumnya Bruno Guimarães gagal memanfaatkan penalti di babak pertama.
Kemenangan tersebut tidak hanya mengantar Norwegia mencetak sejarah dengan lolos ke perempat final, tetapi juga mengukuhkan Haaland sebagai pemain pertama yang mampu mencetak tujuh gol pada penampilan debutnya di putaran final Piala Dunia. (*)





