RadarAmbon.id, PIRU – Kepala Desa Hulung, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Fenti Julianti Touwe, S.Pd, mengajak seluruh masyarakat memperkuat persatuan dan menjaga keamanan sebagai modal utama mewujudkan kemajuan daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Menurut Fenti, terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif merupakan fondasi penting bagi kelancaran pembangunan. Karena itu, ia mengimbau seluruh elemen masyarakat terus memupuk semangat gotong royong, menjunjung tinggi persaudaraan, serta menghindari setiap tindakan yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
“Keamanan merupakan modal utama dalam membangun daerah. Tanpa situasi yang aman dan kondusif, berbagai program pembangunan akan sulit berjalan secara maksimal. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas demi kemajuan Kabupaten Seram Bagian Barat,” ujarnya, kepada media ini, Jumat (3/7/2026).
Ia menegaskan, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Karena itu, warga diharapkan mendukung berbagai program pemerintah, baik di tingkat desa maupun kabupaten, yang bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi, memberdayakan masyarakat, mengembangkan potensi desa, serta membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
Fenti menjelaskan, kondisi keamanan yang kondusif juga menjadi salah satu faktor penting yang dipertimbangkan investor sebelum menanamkan modal. Selain kepastian hukum, stabilitas sosial menjadi jaminan bagi dunia usaha untuk menjalankan aktivitas bisnis secara berkelanjutan.
“Ketika suatu daerah memiliki kondisi keamanan yang baik, para pelaku usaha akan merasa lebih nyaman menjalankan aktivitas bisnisnya. Mereka memperoleh kepastian dalam berusaha sehingga investasi dapat berkembang secara berkelanjutan,” jelasnya.
Menurutnya, meningkatnya investasi akan memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah melalui terbukanya lapangan kerja, meningkatnya daya beli masyarakat, berkembangnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta bertambahnya pendapatan daerah yang dapat dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, pariwisata, dan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Ia menambahkan, pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud apabila didukung kondisi sosial yang stabil, masyarakat yang saling menghormati, serta kehidupan yang aman dan harmonis. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, tidak menyebarkan berita bohong (hoaks), serta menghindari tindakan yang berpotensi memicu konflik sosial.
Fenti juga mengimbau masyarakat agar aktif menjaga lingkungan masing-masing dan segera melaporkan kepada pemerintah desa maupun aparat keamanan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.
“Persatuan dan kebersamaan merupakan kekuatan terbesar dalam membangun daerah. Apabila seluruh masyarakat bersatu menjaga keamanan, maka kita akan menciptakan daerah yang semakin maju, nyaman, dan memiliki daya tarik bagi dunia usaha maupun investor,” pungkasnya. (*)





