Terungkap, Banyak Warga Kecewa Dengan Pelayanan Toko Bintang

  • Bagikan

RadarAmbon.id — KEKECEWAAN terhadap pelayanan jasa servis di Toko Bintang, Jalan Diponegoro, Kelurahan Urimesing, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, ternyata tidak hanya dialami oleh Anwar. Sejumlah warga lain mengaku mengalami pelayanan buruk saat memperbaiki telepon genggam di toko tersebut. Pengakuan ini disampaikan warga dalam komentar yang dirangkum RadarAmbon.id, Minggu (14/12/25)

Fakta ini mencuat setelah media ini mempublikasikan keluhan Anwar terkait dugaan praktik tidak profesional oleh tukang servis Toko Bintang, yang meminta transaksi dilakukan di luar toko dengan berbagai alasan. Puncaknya, setelah Anwar mengambil kembali iPhone 11 miliknya dan membawanya ke tempat servis lain, ditemukan salah satu pengait baterai telah hilang.

Unggahan tersebut menuai beragam tanggapan dari warganet. Akun Facebook Sarhen Noel mengaku mengalami kerugian serupa. Ia menuturkan, awalnya mengganti layar karena baterai bermasalah. Namun setelah diisi daya di rumah, ponselnya tidak bisa digunakan. Saat kembali ke toko, ponsel ditahan hingga beberapa hari dengan berbagai alasan, mulai dari RAM tidak cukup hingga harus instal ulang. Karena tak kunjung selesai, ia memilih mengambil ponselnya dan hanya menerima pengembalian biaya layar, sementara biaya perbaikan lain tidak dikembalikan. Ironisnya, setelah diperbaiki di tempat lain, diketahui baterai ponselnya telah diganti tanpa persetujuan, sehingga ia harus mengeluarkan biaya tambahan.
“Terpaksa beta ganti baterai lagi, jadi rugi dobel,” ungkapnya.

Keluhan serupa juga disampaikan akun Yong Kailand. Ia mengaku hanya meminta penggantian layar dan LCD karena layar retak, sementara kondisi ponsel sebelumnya normal. Namun setelah diservis, ponselnya justru mengalami kerusakan lain.
“HP saya jadi tidak ada suara telepon dan layar tidak dipasang dengan baik. Tukang servis di Toko Bintang itu tidak bertanggung jawab,” tulisnya dengan nada kecewa.

Sementara itu, akun Facebook Ulfa Arjuna Nayaka menilai tukang servis di Toko Bintang perlu dievaluasi secara menyeluruh. Ia menyebut banyak pelanggan hampir menjadi korban.
“Mereka kira orang datang servis HP ini tidak paham apa-apa sehingga bisa dikelabui. Ini harus jadi perhatian serius,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Toko Bintang terkait sejumlah keluhan yang disampaikan konsumen. Warga berharap instansi terkait dapat melakukan pengawasan agar praktik pelayanan jasa servis di Kota Ambon berjalan jujur, profesional, dan tidak merugikan masyarakat.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *