RadarAmbon.id – SMK Muhammadiyah Ambon menyiapkan sebanyak 10 siswa untuk mengikuti program kerja dan studi lanjutan ke Jepang Tahun 2026. Mereka telah mengikuti seleksi dan tinggal menunggu hasilnya. Program ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional.
Kepala SMK Muhammadiyah Ambon,Jafar Sidik, mengatakan bahwa saat ini pihak sekolah memfokuskan penguatan kemampuan komunikasi siswa melalui penguasaan bahasa asing yakni Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang kepada 10 siswa tersebut.”Sambil menunggu hasil seleksi diumumkan, siswa ini juga dibekali dengan kemampuan Bahasa Jepang,’ujar Jafar,Rabu(21/1/26).
Ia menjelaskan, penguatan bahasa asing tersebut menjadi bekal utama bagi siswa yang dipersiapkan untuk bekerja di luar negeri, khususnya Jepang. “Selain bahasa, mereka juga dibekali pemahaman budaya Jepang agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja dan kehidupan di sana,” katanya.
Sebanyak 10 siswa yang dipersiapkan tersebut merupakan siswa kelas XII yang telah menyelesaikan praktik kerja lapangan (PKL) sekaligus mengikuti pelatihan di Malang. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari proses pembekalan sebelum keberangkatan.
Menurut Jafar, Setelah hasil tes diumumkan, penempatan siswa akan ditentukan sesuai kebutuhan industri yang telah menunjukkan minat.
“Jika sesuai rencana, hasil seleksi akan diketahui pada Februari. Setelah itu, akan ditentukan lokasi dan industri tempat mereka bekerja,” jelasnya.
Untuk pembelajaran budaya Jepang, siswa mendapatkan bimbingan dari tenaga pengajar (sensei) yang kompeten di bidangnya selama pelatihan di Malang. Sementara itu, pembekalan Bahasa Inggris terus dilakukan di SMK Muhammadiyah Ambon secara berkelanjutan.
Melalui program ini, SMK Muhammadiyah Ambon berharap para lulusannya memiliki kompetensi global dan mampu bersaing di dunia kerja internasional.(*)




