RadarAmbon.id – UPAYA Pemerintah Kota Ambon untuk menampilkan wajah kota yang bersih dan modern tampaknya masih terbentur pada persoalan-persoalan sederhana yang berada tepat di ruang publik kita. Salah satunya adalah kondisi road barrier atau pembatas jalan yang kini terlihat kusam, penuh lumut, dan debu menebal di sejumlah ruas jalan utama. Tampilan yang memudar ini tentu mengurangi estetika kota yang selama ini ingin ditonjolkan sebagai pusat pertumbuhan dan pariwisata.
Pantauan media ini Jumat (12/12/25)di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman—mulai dari Pos Lantas SPBU Pertigaan Kebun Cengkih, depan Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, hingga Pos Lantas Mutiara Batu Merah dan tugu pleksi tikungan Jalan Telukabessy—menunjukkan kondisi road barrier yang memprihatinkan. Sebagian besar terlihat sangat kotor, baik yang berbahan beton maupun plastik, sehingga secara visual merusak kerapian dan keindahan kawasan tersebut.

Keberadaan barrier yang kusam ini bukan sekadar persoalan estetika. Sebagai fasilitas penunjang keselamatan lalu lintas, pembatas jalan seharusnya tampil jelas dan mudah dikenali. Ketika warnanya memudar dan tertutup kotoran, fungsi visualnya berkurang dan potensi risiko pun meningkat. Karena itu, pengecekan ulang dan pembersihan rutin perlu menjadi perhatian agar keselamatan dan keindahan kota berjalan seiring.
Kebersihan wajah Kota Ambon adalah bagian penting dari upaya penataan kota yang sementara digenjot pemerintah. Road barrier yang terawat bukan hanya menambah kenyamanan pandangan, tetapi juga menunjukkan komitmen terhadap ruang publik yang tertib, aman, dan layak.(*)




