RadarAmbon.id – ANGGOTA Komisi III DPRD Maluku, Reza Mony, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dalam aktivitas pertambangan termasuk tambang galian C di Kota Ambon. Penegasan itu disampaikannya dalam Rapat Gabungan Komisi II dan III yang dipimpin langsung Ketua DPRD Maluku, Benhur G. Watubun, bersama Kadis ESDM dan Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Maluku, para pengusaha tambang serta sopir dum truk diruang Paripurna, Kamis (12/2/2026).
Menurut Reza, penutupan sementara sejumlah lokasi galian C bukan tanpa alasan. Negara, kata dia, memiliki aturan yang harus ditaati demi melindungi lingkungan dan masyarakat, terlebih pascabencana alam yang dipicu kerusakan ekosistem. Aktivitas pertambangan yang tidak tertib perizinan dinilai berpotensi memperparah dampak lingkungan di sekitar wilayah operasi.
Ia menekankan bahwa izin lingkungan dan izin usaha pertambangan merupakan kewajiban mutlak bagi para pelaku usaha. Karena itu, Reza meminta dinas terkait di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku untuk aktif mendampingi para pengusaha dalam melengkapi persyaratan perizinan yang dibutuhkan, mengingat sebagian dari mereka sebelumnya telah memiliki dasar izin sebelum adanya perubahan regulasi.
“Regulasinya berubah, dari pusat kembali ke provinsi. Sebenarnya ini tinggal melengkapi apa yang kurang. Bukan tidak bisa diurus, bahkan tadi sudah ada contoh perusahaan yang berhasil mengantongi izin,” ujarnya.
Reza juga mengingatkan bahwa aparat dinas bekerja dalam koridor hukum yang diawasi berbagai lembaga, termasuk Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jika ditemukan aktivitas tambang tanpa izin, bukan hanya pengusaha yang berisiko, tetapi juga pejabat teknis yang bisa terseret persoalan hukum.
Ia mengajak semua pihak untuk saling memahami dan melindungi diri melalui kepatuhan aturan. Pengusaha diminta mengamankan usahanya dengan izin resmi, sementara pemerintah menjalankan kewenangan sesuai regulasi.
“Inti persoalannya adalah perizinan. Karena kita negara hukum, maka izin itu sebuah keharusan. Kalau ada kendala, komunikasikan. Yang penting ada keseriusan untuk patuh,” tegas Reza.(*)





